Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

MASUKI MUSIM HUJAN WASPADAI LONGSOR.

Jumat, 24 Oktober 2014 Bencana
TEMANGGUNG, Kewaspadaan masyarakat utamanya yang tinggal di wilayah Temanggung bagian utara  perlu ditingkatkan  pada awal musim hujan, pasalnya rawan terjadi bencana alam tanah longsor.
     Kepala BPBD Kabupaten Temanggung, Agus Widodo, Kamis (23/10) di kantornya  mengatakan, Temanggung utara menjadi daerah yang paling rawan mengalami bencana tanah longsor karena kondisi tanahnya yang labih. Karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Temanggung siaga 24 jam untuk penanganan bencana alam longsor dan banjir pada musim hujan tahun ini.
     Dikemukakan BPBD sudah membuat tim khusus yang siaga 24 jam yang  selalu siap untuk turun melakukan penanganan meskipun kejadiannya malam hari. Longsor dan banjir memang menjadi prioritas penanganan dengan melakukan gerak cepat. Ia mengatakan, wilayah utara Kabupaten Temanggung yang rawan longsor meliputi Kecamatan Kaloran, Kandangan, Jumo, Gemawang, Bejen, Candiroto, Tretep, Candiroto dan Ngadirejo.
     “Kepada masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana untuk lebih waspada terhadap bencana ini. Tanda-tanda terjadinya longsor harus dikenali sehingga sebelum datang dapat melakukan langkah antisipasi. Diantara tanda-tanda tersebut adalah hujan yang terus menerus dalam tempo yang lama atau hujan deras yang turun dalam waktu agak lama,” pintanya. (Hms14/Edy Laks)

Berita Terkait