Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

PERDA MIRAS KURANG OPTIMAL

Rabu, 29 Oktober 2014 Pendidikan
TEMANGGUNG, Dinilai kurang optimal, Peraturan Daerah Kabupaten Temanggung Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minuman Keras akan ditinjau ulang. Peninjauan ditempuh sebagai upoaya untuk menyesuaikan dengan situasi dan kindisi tentang miras saat ini.
     Bupati Temanggung Bambang Sukarno di Temanggung, Minggu (26/10)  mengatakan pemkab setuju untuk membuat perda baru tentang minuman keras untuk mengganti perda yang saat ini berlaku agar Temanggung bebas minuman keras. Diharapkan dewan juga setuju, karena ini untuk memberantas peredaran minuman keras di Temanggung.
     Terpisah Kepala Seksi Penegakan Perda, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Temanggung Cukup Sudaryanto mengemukakan perda tentang minuman keras yang ada sekarang sulit untuk menjerat penjual minuman keras hingga ke penjara. Oleh karena itu, Perda tersebut hanya bisa menjerat minuman keras bermerek yang mencantumkan kadar alkohol tertentu, sedangkan penjualan ciu atau arak sulit untuk dijerat karena produk tersebut tidak mencantumkan kadar alkohol.
     Menurutnya, jika Perda tersebut nanti selesai direvisi yang disesuaikan dengan kondisi saat ini, diharapkan penanganan minuman kerasbisa optimal. Dengan demikian  permasalahan miras bisa ditangani secara efektif dan efisien. Disisi lain korban jiwa akibat miras bisa diantisipasi. Sebagaimana yang menimpa salah seorang warga Dusun Gelangan, Desa Tlogomulyo, meninggal dunia menjadi korban minuman keras oplosan (Hms14/Edy Laks)

Berita Terkait