Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

WASPADAI BENCANA TANAH LONGSOR

Kamis, 11 Desember 2014 Bencana
TEMANGGUNG, Dalam musim penghujan tahun ini diminta warga masayarakat utam,anya yang tinggal di daerah rawan bencana untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana tanah longsor.
     Kepala BPBD Kabupaten Temanggung Agus Widodo di kantornya Selasa  (9/12) berdasarkan pemetaan dilapangan dari 20 Kecamatan 8 diantaranya dinyatakan menjadi daerah rawan bencana tanah longsor. Delapan Kecamatan itu meliputi Kecamatan Pringsurat, Kaloran, Kandangan, Candiroto, Tretep, Bejen, Jumo, dan Gemawang. Oleh karena itu kepada warga yang tinggal di daerah rawan longsor kami minta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan.
     Menurutnya dari delapan kecamatan tersebut, empat kecamatan di antaranya, yakni Kaloran, Gemawang ,Pringsurat, dan Kandangan,masuk kategori rawan I sehingga harus mendapat pengawasan ekstra. Sedang empat kecamatan lainnya, yakni Candiroto, Tretep, Bejen, dan Jumo masuk kategori rawan II. Namun demikian diakui diluar daerah yang dipetakan bisa saja kecamatan lain juga  berpotensi terjadi bencana  longsor.
     Diungkapkan untuk empat kecamatan masuk kategori rawan I karena ada indikasi tanah bergerak di daerah tersebut, antara lain Desa Getas, Kecamatan Kaloran, Desa Karangwuni, Kecamatan Pringsurat, Desa Tlogopucang dan Desa Dlingo, Kecamatan Kandangan, dan kondisi tanah labil di Desa Muncar, Kecamatan Gemawang.
     Sehubunagn hal itu ia mengharapkan bagai warga yang tinggal didaerah rawan bencana tidak usah merasa takut. Namun demikian kewaspadaan harus senantiasa dilakukan, bila ada gejala  akan bencana longsor untuk dilaporkan kepada aparat yang berwenang agar dilakukan upaya preventif seperlunya.  (Hms14/Edy Laks)

Berita Terkait