Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

ENAM SEKOLAH DI TEMANGGUNG RAIH ADIWIYATA

Selasa, 16 Desember 2014 Pendidikan
TEMANGGUNG, Sebanyak enam sekolah di Kabupaten Temanggung mendapat penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional 2014 dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. Sekolah tersebut yaitu SD Al Kautsar, SMP Negeri 6 Temanggung, SMP Negeri 2 Temanggung, SMP Negeri 1 Temanggung, SMA Negeri 1 Candiroto, SMA Negeri 1 Temanggung, dan SMK Negeri Tembarak. Menurut rencana penghargaan Adiwiyata akan diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada tanggal 22 Desember mendatang di Jakarta.
     Kabid Lingkungan Hidup pada Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Temanggung, Sururul Huda menjelaskan, ketujuh sekolah yang mendapatkan penghargaan adiwiyata tersebut merupakan yang kali pertama. Namun persiapan sudah dilakukan jauh sebelumnya antara 2 hingga 4 tahun. Setidaknya masing-masing sekolah sudah memiliki lingkungan yang tertata dan bersih, serta warga sekolahnya sudah sadar akan lingkungan.
     Ini merupakan kegembiraan tersendiri bagi kami karena dari tujuh sekolah yang kita ajukan, semuanya mendapat penghargaan Adiwiyata, ungkapnya.
     Untuk bisa masuk dalam nominasi penilaian tingkat pusat, tambah Sururul, sekolah harus memenuhi kriteria tertentu. Diantaranya, partisipasi warga sekolah, yakni kepala sekolah, guru, murid dan komponen lainnya harus aktif berpartisipasi dalam pengelolaan lingkungan hidup. Selain itu sekolah harus mampu membuat inovasi di bidang lingkungan hidup.
     Dibidang inovasi, beberapa sekolah telah menunjukkan kreatifitasnya. Seperti SMA Negeri 1 Temanggung telah membuat kerajinan wayang yang terbuat dari bahan perca atau kain bekas. SMK Tembarak membuat solarcel dan peta Indonesia dari bahan bekas computer.
     Dari tujuh sekolah yang mendapatkan penghargaan Adiwiyata tersebut merupakan hasil binaan dari SMA Negeri 1 Temanggung dan SMK Negeri 1 Temangung yang telah mendapatkan penghargaan Adiwiyata mandiri.
     Sururul berharap, ketujuh sekolah tersebut akan diproyeksikan untuk bisa diajukan menjadi sekolah mandiri pada seleksi Adiwiyata Mandiri pada tahun yang akan datang. Jika masing-masing sekolah memiliki 10 sekolah binaan maka Temanggung akan memiliki 70 sekolah binaan di bidang lingkungan hidup.
     Kepala Sekolah SMP Negeri 6 Temanggung, Sugeng Philip mengemukakan, pihaknya menyambut positif dengan diraihnya penghargaan bidang lingkungan hidup ini. Ini menjadi cambuk bagi sekolah untuk lebih peduli pada lingkungan. Sekolah harus lebih kreatif untuk menciptakan inovasi yang bisa mendukung lingkungan semakin baik.  (HMS14/Arbai).

Berita Terkait