Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

BANSER HARUS WARISI TRADISI ULAMA

Kamis, 15 Januari 2015 Umum
TEMANGGUNG, Banser yang merupakan singkatan dari Barisan Ansor Serba guna, sebagai tenaga inti dari Ansor, harus membekali diri dengan warisan ulama. Karena pada saatnya nanti akan ketiban sampur, sebagai penerus dan pengawal tradisi ajaran para ulama.
     Hal itu dikemukakan Ketua Pengurus Cabang NU Temanggung Kyai Muhamad Furqon Al Mashuri, dalam pembekalan anggota Satkoryon Banser Bulu Rabu kemarin (14/1). Ditegaskan bahwa Banser harus mampu dan mau melaksanakan 3 warisan ulama, khususnya para alim ulama yang berpaham ala ahlu sunnah waljamaah.
     Pertama warisan yang harus dipegang adalah warisan ilmu para ulama, yang mempunyai basis dan jalur sanad tidak terputus sampai nabi Muhammad SAW. Tidak diragukan lagi, bahwa sanad agama para pendiri dan penerus ulama NU, adalah nyambung dan tetap terjaga keasliannya.
     Ketiga warisan akhlakul ulama, yang mengedepankan sikap saling mengasihi dan menolong diantara sesama muslim, dengan mengedepankan islam sebagai rahmatan lil alamin. Persatuan dan kesatuan umat Islam, khususnya warga NU harus bertekad satu arah satu tujuan agar tercapai kejayaan Islam. Bukan justru saling serang dan menjatuhkan, hanya karena perbedaan paham politik, karena yang kita perjuangkan adalah politik kebangsaan dengan NKRI harga mati dan Pancasila sebagai dasar negara.
     Kasatkorcab Banser Temanggung H. Lutfi Arifin, SAg menegaskan bahwa Banser harus siap memperkuat Basis diri, khususnya sebagai pelaksana program NU.   Tantangan hari ini, bahwa Banser sebagai tenaga inti Ansor, harus siap mengantisipasi segala kemungkinan dengan adanya ancaman ISIS.
     Wakil ketua PW Ansor Jawa Tengah Yami Blumut, mendorong untuk ditingkatnya kemampuan Banser, khususnya yang telah mengikuti Diklatsar, menjadi satuan khusus seperti Bagana, Balantas, Densus 99, dan kepanduan disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi anggota.  Hal ini penting, agar reorientasi Banser, ke depan mempunyai wawasan yang lebih, termasuk harus mampu meningkatkan kemandirian baik organisasi maupun ekonomi.
     Kepada Kasatkoryon Bulu Sahabat Ali Hafidzin diharapkan mampu menambah jumlah Banser, di Bulu karena dengan mencetak Banser berarti juga mencetak kader Ansor, pada saat bersamaan juga mencetak dan membina pejuang aswaja, pintanya. (Hms15/Edy Laks)

Berita Terkait