Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

PELANGGAR LAMPU JALAN DITERTIBKAN

Senin, 23 Maret 2015 Umum
TEMANGGUNG, Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah Temanggung menertibkan  pelanggar pemasangan  lampu penerangan jalan  yang menyalahi prosedur dengan membongkar jaringan listrik yang dipasang.
     Supervisor teknik PLN Temanggung Priyanto Kamis (19/3) dikantornya mengatakan ,pihaknya  secara periodic melakukan operasi penertiban penerangan jalan umum di 8 kecamatan  yakni Temanggung, Tembarak, selopampang, Tlogomulyo, Kranggan, Pringsurat, Kaloran dan Kandangan.Pelanggaran penerangan jalan umum  dilakukan tanpa izin dari PLN dengan menyambung langsung  dari jaringan listrik tanpa melewati meterisasi sehingga menimbulkan kerugian Negara. Adanya  pelanggaran maka dilakukan penertiban dengan cara membongkar instalasi jaringan yang menyalahi aturan dan kepada warga masyarakat  yang akan melakukan pemasangan hendaknya dilakukan sesuai prosedur.
     Menurutnya lampu-lampu mercuri penerangan jalan itu itu menyebabkan PLN kehilangan daya listrik karena tidak ada meterisasinya. Karena itu, merugikan perusahaan milik negara tersebut. Pemasangan lampu-lampu itu tentu saja berbeda dengan LPJU resmi yang beriizin dan melalui meterisasi, serta pemakaian dayanya dibayar oleh Pemkab. Ditambahkannya, apabila dipasang melalui meteran, LPJU tersebut juga akan ada batasan maksimal penggunaan dayanya. Sedangkan, LPJU tak berizin dan tanpa meteran tidak terkendalikan besaran daya yang dipakainya, sehingga rawan terjadi korsleting atau kebakaran.
     Sementara itu ditempat terpisah Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Temanggung yang membahas Raperda Penyelenggaran LPJU, ketika mengadakan inspeksi mendadak (sidak) di Kecamatan Bansari, akhir pekan lalu.Sidak tersebut diikuti seluruh anggota pansus yang dipimpin Ketua Pansus I, Muh Sayid. mengatakan, saat ditemukan indikasi pelanggaran pemasangan LPJU itu, pansus lalu meminta perwakilan PLN setempat untuk mengecek, dan melepasnya setelah dipastikan benar-benar melanggar.
     "Sambungan lampu-lampu yang tidak berizin dan tanpa melalui meterisasi itu berpotensi membahayakan warga, karena kabel yang terpasang rawan menyebabkan terjadinya hubungan arus pendek atau korsleting,katanya.(Hms15/Edy Laks)

Berita Terkait