Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

WABUP IRAWAN PRASETYADI TINJAU MUSIBAH BANJIR MARGOLELO

Rabu, 08 April 2015 Umum
“INFRASTRUKTUR YANG RUSAK SEGERA DIPERBAIKI“
TEMANGGUNG, Pemkab Temanggung merencanakan akan segera memperbaiki senderan 2 jembatan Kali Bono Desa Margolelo Kecamatan Kandangan yang ambrol diterjang banjir Senin sore kemarin  (6/4). Sebab jika tidak diatasi dengan cepat dikhawatirkan mengancam keselamatan jembatan yang  berdampak terganggunya kelancaran  perekonomian warga.
     Hal itu ditegaskan Wakil Bupati Irawan Prasetyadi  disela-sela meninjau musibah bencana banjir sungai Bono desa Margolelo Kecamatan Kandangan Rabu (8/4). Dalam peninjauan tersebut Wabup didampingi Camat kandangan Tri Raharjo , Kasie Penanganan Darurat dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung Eko Suprapto, dan diterima Kepala Desa Margolelo Lazim Irawati.
     Menurut Wabup musibah banjir sungai Bono  murni bencana alam yang disebabkan hujan deras sehingga air meluap hingga mengakibatkan senderan jembatan rusak  dan menerjang  hamparan tanaman  padi milik warga.   Ambrolnya  senderan jembatan ujarnya  menjadi prioritas utama untuk segera diperbaiki  sebagai pengaman  jembatan. Pasalnya bila tidak segera diperbaiki bisa mengancam  keselamatan jembatan. Kepada warga masayarakat utamanya yang tinggal di dekat sungai diharapkan selalu waspada bila sewaktu-waktu terjadi banjir susulan. Selain itu juga ditekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan  dengan menanam  pohon penghijauan  sebagai penguat lahan dan menyerap air. Dengan demikian bila  hujan, air terserap tidak meluap yang mengakibatkan banjir besar.   
     Kepala Desa Margolelo Lazim Irawanti, mengatakan, banjir sungai Bono terjadi senin kemarin sekitar jam  2 siang yang diawalai hujan deras. Banjir kali ini  merupakan yang terparah sejak delapan tahun terakhir. Meski tidak ada korban jiwa manusia namun mengakibatkan kerusakan infrastruktur senderan  jembatan Bono 1 dan Bono 2.  Selain itu juga menerjang hamparan tanaman padi milik warga, menghanyutkan 2 ekor kambing  dan  8  rumah warga  tergenang air  setinggi pinggang.
     Guna mengamankan permukiman warga dari ancaman banjir  sebenarnya sudah dibangun tanggul, namun banjir Senin kemarin sangat besar  melampaui tanggul. Akibatnya air meluap  hingga menggenangi sebagain rumah warga  termasuk kandang ternak . terkait hal itu pihaknya   minta bantuan Pemkab untuk perbaikan senderan jembatan dan meninggikan  tanggul di sepanjang aliran sungai.(Hms15/Edy Laks)

Berita Terkait