Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

ANAK SEKOLAH RENTAN MASALAH KESEHATAN

Jumat, 17 April 2015 Pendidikan
TEMANGGUNG, Anak usia sekolah  merupakan  kelompok yang rentan terhadap  masalah kesehatan sehingga perlu  mendapat perhatian guna menyiapkan  sumber daya  manusia yang berkualitas.
     Hal itu dikemukakan Wakil Bupati Irawan Prasetyadi dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekretaris Daerah Bambang Arochman pada acara rapat koordinasi  Tim Pembina  Usaha Kesehatan Sekolah (TP-UKS) di pendopo Pengayoman Kamis (16/4). Rapat dihadiri Asisten Ekbang dan Kesra, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan dan pejabat terkait serta diikuti para pelaku UKS.
     Dikatakan program UKS merupakan program yang dapat memberikan pembinaan dan pelayanan kesehatan kepada anak sekolah secara lintas program maupun lintas sektoral. Melalui  tim Pembina UKS tingkat  Kabupaten maupun  tingkat kecamatan serta  pelaksanaan UKS di sekolah masing-masing. Masalah  kesehatan  yang berkaitan dengan anak sekolah yaitu belum membudayanya perilaku hidup bersih dan sehat, seks bebas, Narkoba, gizi buruk dan merokok. Hal itu  menjadi masalah yang harus  segera ditanggulangi bersama.
     Untuk itu maka guna  meningkatkan dan pengembangan kesehatan sekolah dan masyarakat lingkungan sekolah agar diupayakan melalui jalur tim Pembina UKS secara berjenjang dengan kebijakan satu pintu, tandasnya.
     Menurutnya  dalam pelaksanaan program UKS selama ini masih dirasakan belum sesuai dengan yang diharapkan. Kegiatan pendidikan kesehatan lebih bersifat pengajaran dan  penambahan pengetahuan. Selain itu  kurang menekankan  pada segi praktis yang dapat diaplikasikan pada kehidupan sehari-hari. Diungkapkan  pelayanan kesehatan pada peserta didik meliputi promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif. Sedang pembinaan lingkungan  sekolah sehat lebih ditekankan pada lingkungan  fisik, mental dan sosial.
     Saya berharap  melalui rakor ini Tim Pembina UKS Kabupaten maupun Kecamatan serta  Sekolah  bisa mengoptimalkan dan mempersiapkan pelaksanaan program UKS secara baik, harapnya.
     Asisten Ekbang dan Kesra Sadwoko Heri Susatyo mengatakan, rakor Tim Pembina UKS  bertujuan untuk mengoptimalkan dan mempersaiapkan  pelaksanaan  program UKS. Rakor  diikuti 120 peserta terdiri 100 orang TP UKS Kecamatan, 15 orang  anggota TP UKS Kabupaten dan 5 orang TP UKS Sekolah pemenang LSS tingkat Kabupaten. Rakor menghadirkan narasumber dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Bagian Kesra Setda dan dari Kementrian Agama. (Hms15/Edy Laks)

Berita Terkait