Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

JUS JAMBU

Jumat, 24 April 2009 Perekonomian
JUS JAMBU MUDAL SIAP MASUK PASAR

Produksi minuman kemasan semakin hari semakin marak di pasaran. Bahkan, jika kita melihat televise tak luput dari mata kita tayangan iklan berupa produk minuman dengan berbagai macam dan jenisnya. Beberapa produk minuman tersebut dijual di pasaran dengan harga yang relative mahal jika dibandingkan dengan minuman yang tanpa kemasan. Namun, betapapun harganya ternyata berbagai jenis produk miniman tersebut laku di pasaran.
Kondisi seperti ini menjadi tantangan baru bagi warga Desa Mudal Kecamatan Temanggung. Peluang pasar yang cukup menjanjikan ini ditangkap secara positif dengan cara bersama-sama mereka membuat minuman kemasan jus jambu biji. Setidaknya ada ratusan tenaga kerja yang terlibat didalamnya.
JM Juice begitu nama merk yang tertera dibagian atas kemasan berbentuk gelas jus jambu milik warga Mudal tersebut. Nama label yang masih sederhana ini menunjukkan keunikan tersendiri karena JM berasal dari singkatan Jambu Mudal yang memaknai asal usul produk itu dibuat.
Kepala Desa Mudal Abdul Kholik menuturkan, produksi jus jambu itu sudah berlangsung selama setengah tahun. Produksi melibatkan warga untuk pekerjaan awal berupa pencampuran bahan dengan peralatan blender. Untuk memudahkan pembagian pekerjaan dibentuk Kelompok Usaha Bersama (KUB) dengan koordinator sebanyak 20 orang. Koordinator ini dibagi dalam wilayah kerja di tujuh RW yang se wilayah Desa Mudal. Masing-masing RW terdapat 60 warga binaan yang tersebar di tingkat RT.
“Sebagian besar pekerjaan dilakukan oleh wanita karena yang laki-laki bekerja sebagai petani” ungkapnya.
Untuk bahan baku berupa jambu disediakan oleh KUB dengan mendatangkan dari Kecamatan Wonoboyo, Temanggung. Selanjutnya untuk ongkos tenaga, setiap 1 kg jambu diberi upah Rp. 1000,-. Selanjutnya jambu yang sudah diblender dikumpulkan di KUB untuk dikemas dan diberi label.
Setiap harinya KUB ini mampu memproduksi sebanyak 400 gelas dalam bentuk kemasan. Untuk memproduksi sebanyak itu dibutuhkan bahan baku jambu sebanyak 20 kg. Dipasaran jus jambu milik warga Mudal ini dijual dengan harga Rp. 1000,- per gelas dan mampu bertahan selama satu bulan tanpa pengawet. Namun jika ada pesanan khusus maka jumlah produksi itu bisa naik. Wilayah pemasaran meliputi Temanggung, Sukorejo dan Banjarnegara. (Arbai-Humas).

Berita Terkait