Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

SENI TRADISIONAL SUMBINGAN

Kamis, 15 Juli 2010 Pariwisata
“SENI TRADISIONAL SUMBINGAN“ DIGELAR  DI TAMAN MINI

TEMANGGUNG, Kabupaten Temanggung tahun ini kembali menggelar pentas di Taman Mini Indonesia Indah Jakarta, Minggu (10/7). Dalam pagelaran berdurasi  sekitar 45 menit, duta seni Kabupaten Temanggung menyajikan seni tradisional ”Sumbingan” yang merupakan kolaborasi seni kuda lumping, soreng dan topeng ireng.
     Pagelaran yang berlangsung di Anjungan Jawa Tengah itu berhasil menarik perhatian ratusan pengunjung baik warga Temanggung yang berdomisili di Jakarta maupun wisatawan domestik dan asing  yang tengah berkunjung ke tempat wisata itu.
     Hadir dalam kesempatan itu Sekda Drs. Bambang Arochman, MM, Kepala Disbudparpora Drs. Subekti Prijono, ketua Pikatan Anif Punto, sesepuh kadang Temanggungan Soegiri, serta beberapa pejabat pemerintah Kabupaten Temanggung.
     Diawali dengan penyajian ”Rampak Gendang”, yang langsung menyita perhatian wisatawan, para pelaku ”Sumbingan” yang merupakan juara Festival Kesenian Tradisional Kabupaten Temanggung yang digelar pada akhir Mei 2010 lalu, benar-benar mampu menyajikan seni tradisional yang atraktif dan menarik. Pengunjung benar-benar dibuat terpesona dengan tarian kaya inovasi yang mengisahkan tentang kepahlawanan Pangeran Diponegoro.
     ”Kuda Lumping bikin kangen Temanggung, kolaborasi dengan Soreng dan Topeng Ireng membuat sajian ini  menarik dan sangat mengagumkan, rasanya ingin menyaksikan lebih lama lagi” Ujar Wahyudi warga asli Wonoboyo yang kini menjadi pengusaha las di Jakarta.
     Kepala Disbudparpora dalam laporannya mengatakan pengiriman duta seni ke TMII adalah dalam rangka melaksanakan tugas dari Gubernur Jawa Tengah dan merupakan kegiatan tahunan. Perwakilan yang diambil tahun ini merupakan juara I Festival Kesenian Tradisional yang digelar Disbudparpora bekerja sama dengan Sanggar Seni Pareanom akhir Mei lalu. Kesenian Sumbingan akan menjadi pembuka dalam pegelaran akbar seni tradisional Bulan Oktober mendatang di Temanggung.
     Sementara itu Sekda Drs. Bambang Arochman, MM dalam sambutannya, mengabarkan kondisi terakhir Temanggung kepada warganya yang kini tinggal di Jakarta.
     Sekda mengatakan, meskipun digelar dengan sederhana diharapkan event iu akan menjadi ajang untuk lebih mengenalkan kesenian Temanggung di tingkat nasional maupun internasonal, mengingat Taman Mini merupakan miniatur Indonesia yang merupakan tujuan wisatawan baik domestik maupun mancanegara.(Hms10/isrofi-deddy)

Berita Terkait