Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

KHOUL MASSAL SAMBUT RAMADHAN

Selasa, 26 Mei 2015 Keagamaan

TEMANGGUNG, Warga masyarakat Dusun Wirodono dan Wirosari Desa Karangtejo Kecamatan Kedu  menyelenggarakan pengajian Khoul massal dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1436 Hijriyah Kamis kemarin (21/5) di makam dusun setempat. Pengajian diisi mauidhoh khasanah oleh KH Gus Mahfur Nasocha dari Parakan  dihadiri Perangkat Desa,  alim ulama, tokoh masyarakat dan diikuti segenap warga masyarakat.
     KH Gus Mahfur Nasocha  dalam ceramahnya mengatakan, diselenggarakannya khoul massal yang ditandai  bersih dan ziarah kubur, mengirim doa tahlil serta pengajian ini merupakan ujud nyata berbakti kepada orang tua dan para leluhur. Sedang kepada orang tua yang masih hidup, umat Islam diwajibkan berbakti dengan senantiasa bersikap hormat dan patuh serta berakhlakulkarimah.
     “Wajib hukumnya bagi kita untuk senantiasa berbakti kepada orangtua baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal dunia menghadap allah SWT. Sebab durhaka atau tidak berbakti kepada orang tua tergolong dosa besar yang ancamannya siksa neraka,“ tandasnya
     Terkait akan datangnya bulan suci Ramadhan 1436 Hijriyah, Gus Muchid meminta umat Islam agar menyambutnya penuh suka cita Marhaban Ya Ramadhan. Hal tu dujudkan dengan menyiapkan fisik dan mental agar Ibadah puasa Ramadhan dapat berjalan lancar  selama satu bulan penuh sehingga kelak kadar iman dan taqwa kepada Allah SWT semakin meningkat.
     Ketua panitia  pengajian khoul massal Bahrodin menjelaskan, pengajian tersebut merupakan untuk kali keempat  diselenggarakan  berkat kerjasama antara warga dusun Wirodono dan Wirosari. Hal itu bertujuan untuk memberikan siraman rokhani kepada warga muslim supaya lebih khusuk dan tawadhuk dalam beribadah. Disisi lain  merupakan upaya untuk membangun silaturahmi antar warga kedua dusun agar lebih erat demi tetap tegaknya syiar Islam.
     “Pengajian khoul massal menjadi agenda rutin setiap tahun menjelang bulan Ramadhan yang penyelenggaraanya bergiliran antar dua dusun.Hal itu sebagai perwujudan darma bakti kepada para arwah leluhur yang sudah menghadap allah SWT, sekligus  mempererat tali silaturahmi antar warga  lewat bahasa agama,” ujarnya.   (Hms15/Edy Laks)

Berita Terkait