Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

ANOMALI CUACA SEBABKAN KEKERINGAN

Selasa, 14 Juli 2015 Bencana

TEMANGGUNG, Berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Jateng, di Jateng terjadi anomali cuaca tahunan, yakni iklim kering basah akibat elnino lemah 2015.  Kabupaten Temanggung memiliki  potensi kekeringan atau kekurangan air bersih. Ini akibat menipisnya cadangan air tanah dan air permukaan, pada musim kemarau kali ini.
     Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Temanggung, Agus Sudaryono di kantornya, kemarin mengatakan,berdasarkan hal itu, diperkirakan pada lebaran nanti sudah mulai memasuki puncak kemarau dan kekeringan di sejumlah desa sehingga kalau tidak diantisipasi, warga akan kesulitan mendapatkan air bersih.
     Dari data di BPBD Temanggung sendiri terdapat 23 desa yang rawan kekeringan atau kesulitan air bersih ketika musim kemarau. Semua desa itu terdapat di enam kecamatan, yakni Kecamatan Pringsurat, Kranggan, Kandangan, Jumo, Candiroto, dan Kaloran. Untuk mengantisipasi kesulitan air bersih saat ini dan lebaran nanti, BPBD telah mengirimkan surat kepada masing-masing kecamatan. Yakni, berisi permintaan agar kecamatan segera melaporkan ke BPBD apabila di wilayahnya terjadi kekeringan atau kekurangan air bersih.
     Untuk pengedropan air pihaknya sudah menyiapkan anggaran ber sumber dari APBD 2015, sebesar Rp 60 juta untuk pengadaan 250 tangki bantuan air bersih, dengan setiap tangki berkapasitas 5.000 liter. (Hms15/Edy Laks)

Berita Terkait