Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

BPBD LAKUKAN PEMETAAN KEKERINGAN

Selasa, 14 Juli 2015 Bencana

TEMANGGUNG, Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung melakukan pemetaan daerah rawan bencana kekeringan pada musim kemarau tahun ini.
     Kepala BPBD Agus Sudaryanto dikantornya  Senin (13/7) mengatakan dari hasil pemetaan yang dilakukan wilayah rawan bencana kekeringan dan kekurangan air bersih di Kabupaten Temanggung pada 2015 ini terdapat di 59 dusun, yang berada pada 22 desa dan 10 kecamatan. Di 59 dusun tersebut terdapat 6.521 keluarga, dengan jumlah jiwa total sebanyak 22.044 orang. Dari pemetaan itu, Kecamatan Kandangan paling banyak memiliki dusun rawan kekeringan dan kesulitan air bersih, yakni 16 dusun di wilayah tiga desa, dengan jumlah penduduk 5.520 jiwa atau 1.580 keluarga.
     Kemudian Kecamatan Kaloran, yakni sembilan dusun di tiga desa, dengan jumlah penduduk 3.428 jiwa atau 1.016 keluarga. Serta Kecamatan Tlogomulyo, sejumlah tiga dusun di dua desa, dengan jumlah penduduk 1.702 jiwa atau 356 keluarga. Dikatakan guna memenuhi kebutuhan air bersih di desa-desa rawan kekeringan pihaknya akan melakukan pengedropan air. Anggaran untuk droping air melalui sumber APBD 2015, dengan alokasikan anggaran Rp 60 juta untuk pengadaan 250 tangki bantuan air bersih, setiap tangki berkapasitas 5.000 liter. Untuk pengiriman air disiapkan lima truk tangki. Yakni, dari BPBD sendiri, kemudian Dinas Sosial, PDAM Tirta Agung, dan Dinas Pekerjaan Umum sebanyak dua unit.  (Hms15/Edy Laks)

Berita Terkait