Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

BNN LAKUKAN TES URIN PENGEMUDI

Rabu, 22 Juli 2015 Umum

TEMANGGUNG, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Temanggung mengadakan tes urin bagi para pengemudi kendaraan bermotor di Terminal Madureso Temanggung Selasa (14/7). Kegiatan itu bertujuan untuk mengetahui seorang pengemudi menggunakan obat-obat terlarang.
     Kepala BNN Istantiono mengatakan, tes urin dilaksanakan bersama Polres dan Dinas Perhubungan dan Kominfo bertujuan untuk mengetahui seorang pengemudi menggunakan obat-obat terlarang atau tidak. Pasalnya bila seorang pengemudi  menggunakan obat-obat terlarang  maka bisa berpengaruh negatif dalam mengemudi yang tidak menutup kemungkinan bisa memicu terjadinya kecelakaan. Lebih-lebih saat ini menjelang perayaan lebaran yang ditandai dengan meningkatnya arus mudik  penumpang
     “Oleh karena itu  para sopir angkutan arus mudik Lebaran 2015 kita lakukan tes urin sebagai antisipasai jangan sampai ada yang mengkonsumsi obat-obat terlarang supaya bisa mengemudi dengan baik,“ ujarnya.
     Diungkapkan dalam pelaksanaan tes urin kemarin ditemukan seorang sopir bus angkutan mudik di Temanggung terdeteksi positif mengkonsumsi obat terlarang.
     Ia  langsung menjalani pemeriksaan dari petugas dan kepolisian. Keterangan yang didapat, dia mengkonsumsi obat gatal dan anti alergi dengan kandungan zat adiktif.
     Obat dibeli di apotek tanpa resep dokter, sopir mampu menunjukkan obat yang dimaksud. Selanjutnya sopir diperbolehkan melanjutkan perjalanan, tetapi surat identitasnya ditahan untuk selanjutnya diambil di kantor BNN.
     Pada pengambilan surat identitas itu, BNN akan memberikan pembinaan pada yang bersangkutan tentang bahaya obat keras yang dibeli tanpa resep dokter itu. Kandungan obat itu membahayakan kesehatan dan penumpang sebab menekan susunan syaraf yang membuat kantuk atau kurangnya konsentrasi saat mengemudi.
     Selain tes urine, petugas gabungan tersebut juga melakukan pengecekan fisik kendaraan di terminal. Hasilnya, semua kendaraan layak jalan dan meski begitu ada sejumlah angkutan diperingatkan karena mendekati masa uji ulang atau kir kendaraan. (Hms15/Edy Laks)

Berita Terkait