Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

PONPES KYAI PARAK BASIS PEJUANG KEMERDEKAAN

Selasa, 18 Agustus 2015 Umum

TEMANGGUNG, Momentum Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia  ke 70 tahun 2015 ini memiliki makna tersendiri bagi Pondok Pesantren Kiai Parak Bambu Runcing Parakan. Pasalnya pondok pesantren tersebut pernah menjadi markas atau basis para pejuang kemerdekaan yang terkenal dengan senjata bambu runcing. Pesantren ini terletak di Jalan Coyudan dan didirikan oleh KH Muhaiminan Gunardho yang telah meninggal dunia pada Oktober 2007 silam.
     KH Gus Haidar yang merupakan putra sulung KH Muhaiminan ini mengungkapkan Jenderal Sudirman pernah ke pondok pesantren Kyai Parak Parakan. Di Ponpes tersebut pejuang bambu runcing berkumpul mereka menyepuh (meruncingkan bambu) untuk digunakan senjata melawan penjajah Belanda. Ada 3 rahasia sumber kekuatan para pejuang kemerdekaan kala itu, yang tentunya didapat setelah memohon restu Yang Maha Kuasa.
     Pada  zaman bambu runcing ada 3 pilar yaitu pertama, air wani. Yaitu ketika air tersebut diminum untuk memberikan sugesti keberanian. Kedua, nasi legi, yang manfaatnya agar para pejuang tak pernah merasakan lapar dan penuh dengan energi. Ketiga, cucukan, yaitu bambu runcing itu sendiri.
     Kini bangsa Indonesia memasuki usia kemerdekaannya yag ke 70, Ponpes Kyai Parak merupakan bagian tak terpisahkan dari perjuangan para pahlawan dalam melawan penjajah. Dirgahayu Indonesaia merdeka. (Hms15/Edy laks)

Berita Terkait