Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

RINTISAN DESA TANGGUH BENCANA

Selasa, 15 September 2015 Bencana

TEMANGGUNG, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung berupaya optimal  melakukan pembentukan rintisan desa tangguh bencana (RDTB) dan tiga desa tangguh bencana (DTB) di daerah-daerah dengan potensi bencana yang tinggi.
     Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temangung, Agus Sudaryono, Selasa (15/9) mengatakan rintisan desa tangguh bencana RDTB dibentuk di Desa Tlogopucang, Kecamatan Kandangan. Sedangkan DTB terdapat di Desa Getas wilayah Kecamatan Kaloran, Desa Karangwuni di Kecamatan Pringsurat, dan Desa Muncar di Kecamatan Gemawang.
     Diungkapkan dari empat desa itu, khusus Desa Tlogopucang tergolong paling rawan bencana. Sebab pada musim kemarau mengalami kekeringan paling parah, dan di musim hujan  rawan terjadi longsor. Potensi bencana lainnya adalah kebakaran. RDTB dan DTB untuk mendorong warga yang tinggal di daerah amat rawan bencana menjadi lebih mandiri dalam menghadapi bencana yang sewaktu-waktu bisa terjadi.
     Pembentukan DTB di Desa Getas, Muncar, dan Karangwuni, terang Agus dibiayai APBN dengan nilai anggaran Rp 200 juta per desa. Demikian pun dengan RDTB di Tlogopucang. Dari RDTB ini  akan dikembangkan menjadi DTB. Ditiap DTB akan memiliki dua orang fasilitator pendamping dibiayai dari pusat.
     “Untuk kperluan pembentukan RDTB maka digelar simulasi penanganan bencana alam di Desa Tlogopucang, Kecamatan Kandangan,. Simulasi meliputi penanganan kebakaran, tanah longsor, angin puting beliung dan evakuasi korban, serta pemulihan ekonomi pasca bencana,“ ujarnya. (Hms/Edy Laks)

Berita Terkait