Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

PERTALITE LEBIH HEMAT

Senin, 28 September 2015 Umum

TEMANGGUNG, Penggunaan  bahan bakar jenis pertalite ternyata lebih hemat bila dibanding premium. Keunggulan tersebut menjadi alasan Konsumen terutama pengendara sepeda motor untuk menggunakannya.
     Salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang menyediakan pertalite yakni SPBU Nguwet Kranggan. Sejak disediakannya pertalite banyak konsumen yang memanfaatkannya untuk bahan bakar kendaraan  utamanya sepeda motor.
     Pengawas SPBU Nguwet, Sugeng Purnomo, dikantornya, kemarin mengatakan, sejak dijual di SPBU tersebut, tingkat pembelian Pertalite oleh konsumen tergolong tinggi, rata-rata mencapai 2.500 liter setiap harinya. Dengan jumlah konsumen terbanyak adalah pemakai sepeda motor. Jumlah penjualan Pertalite di SPBU memang lebih rendah dari premium, yang rata-rata mencapai 8.000 liter setiap harinya.
     Namun, jauh lebih tinggi dari BBM pertamax, yang rata-rata hanya 500 liter setiap harinya, Sedangkan, Pertalite sasarannya konsumen menengah ke bawah, karena itu yang membeli didominasi sepeda motor.
     Dikatakannya, SPBU Nguwet menerima pasokan Pertalite masih dari depo di Boyolali, dan bukan dari depo Rewulu (Yogyakarta) seperti halnya premium. Untuk sekali pengedropan Pertalite yang diterima SPBU Nguwet sebanyak 24.000 liter, sehingga dapat memenuhi kebutuhan konsumen kurang lebih dalam seminggu.
     Mencukupi kebutuhan harga Pertalite sendiri adalah Rp 8.400 per liter, atau di atas premium (Rp 7.400 perliter), namun masih di bawah pertamax yang harganya Rp 9.550 per liter. Keunggulannya, antara lain, ialah kinerja mesin kendaraan bermotor yang menggunakannya semakin baik, serta residu atau kotoran pembakaran pada mesin bisa diminimalkan. Hal tersebut tidak jauh berbeda dengan pertamax, karena Pertalite juga memiliki bilangan oktan (RON/research octane number) tinggi. (Hms15/Edy Laks)

Berita Terkait