Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

DUSUN YANG KRISIS AIR BERTAMBAH

Kamis, 01 Oktober 2015 Bencana

TEMANGGUNG, Jumlah dusun yang mengalami krisis air bersih di Kabupaten Temanggung,kian bertambah kini mencapai 62 dusun di 17 desa dan 11 kecamatan.   
     Kasi Penanganan Darurat dan Logistik BPBD Kabupaten Temanggung, Gito Walngadi dikantornya Rabu (30/9) mengatakan, ada penambahan luas area yang mengalami krisis air bersih yakni di Kecamatan Selopampang, tepatnya di Dusun Kemirikerep Desa Jetis. Sedang daerah yang semula mengalami kekeringan ada di sepuluh kecamatan, yakni Bejen, Kandangan, Kaloran, Pringsurat, Kranggan, Jumo, Candirito, Kedu, Tlogomulyo, dan Kledung.
     Guna mencukupi kebutuhan air warga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus melakukan droping air bersih ke daerah tersebut dengan melibatkan 4 truk tangki. Droping air dilakukan pada 95 titik distribusi di daerah kekeringan. Distribusi itu dilakukan secara bergiliran. Dengan rata-rata tiap hari 10 tangki air bersih. Tiap truk tangki tiap hari antara dua sampai tiga kali distribusi disesuaikan dengan jarak distribusi dengan sumber pengambilan mata air.
     Menurutnya, droping air bersih yang dilakukan sejak 9 Juli 2015 hingga Selasa (29/09), telah disalurkan sebanyak 600 tangki. Anggaran distribusi air bersih berasal dari APBD, bantuan perbankan, dan dana siap pakai dari BNPB (APBN).
     Dana dari APBD dan bantuan perbankan sudah habis terpakai. Saat ini penyaluran air menggunakan dana siap pakai. Dari 400 tangki yang dianggarkan telah didistribusikan 164 tangki atau ada sekitar 240 tangki. (Hms15/Edy Laks)

Berita Terkait