Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

JANGAN BIARKAN API TETAP MENYALA

Senin, 05 Oktober 2015 Bencana

TEMANGGUNG, Warga masyarakat diminta tidak membiarkan  api menyala ketika ditinggal pergi , hal itu sebagai antisipasi supaya tidak terjadi kebakaran, apalagi saat ini masih musim kemarau yang mudah terjadi kebakaran.
     Permintaan itu disampaikan Kasi Penanganan Darurat dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, Gito Walngadi di kantornya Kamis (1/9) menyusul terjadinya kebakaran yang menimpa rumah milik Dremo (70), warga Dusun Telik, Desa Blimbing, Kecamatan Kandangan, baru-baru ini. Kendati tak ada korban jiwa namun akibat kebakaran yang diduga lupa mematikan api di tungku saat ditinggal ke ladang, mengakibatkan kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta.
     Dikatakan Gito, akibat kebakaran itu bangunan bagian belakang rumah yang terbuat dari kayu terbakar habis. Selain bangunan rumah turut terbakar sejumlah karung berisi biji kopi. Api sendiri bisa dipadamkan beberapa waktu kemudian setelah banyak warga desa membantu pemadaman.
     Untuk sementara Dremo dan anggota keluarganya lalu mengungsi di rumah kerabat sambil menunggu renovasi. Sementara ini BPBD membantu logistik dan ke depan mengimbau warga agar hati-hati saat menyalakan kompor.
     “Kebakaran ini diduga akibat tungku yang tidak sempurna dipadamkan. Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran rumah yang bisa disebabkan oleh tungku dapur, hubungan arus pendek. Jika hendak keluar rumah dicek dulu kompor apa sudah dimatikan, termasuk instalasi listrik,”pintanya. (Hms15/Edy Laks)

Berita Terkait