Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

AGAR PETANI SEJAHTERA

Selasa, 26 Mei 2009 Pertanian dan Perkebunan
AGAR PETANI SEJAHTERA, KELEMBAGAAN PERTANIAN TERUS DIKEMBANGKAN

TEMANGGUNG, Pemerintah Kabupaten Temanggung akan terus berupaya mendorong pengembangan kelembagaan pertanian  yang ada di masyarakat. Hal ini ditempuh supaya dunia pertanian semakin maju dan berkembang serta petani menjadi kuat.
     Demikian dikemukakan Bupati Drs. Hasyim Afandi ketika memberikan sambutan pada acara pembukaan  acara Rembug Tani Temanggung  di pendopo Pengayoman Senin kemarin (25/5). Acara yang digagas  kelompok kerja Temanggung Rames itu  dihadiri Muspida dan segenap pejabat terkait serta diikuti sekitar 400 perwakilan petani  dari 20 Kecamatan  se Kabupaten Temanggung.
     Menurut Bupati  70 persen penduduk  Temanggung menggantungkan  hidupnya disektor pertanian dan sebagian besar merupakan petani buruh  yang tidak memiliki lahan. Hanya sebagian kecil saja lanjutnya,  warga petani yang mempunyai lahan, itupun tidak luas. Berdasarakan  realita tersebut ujarnya, Pemkab berupaya keras untuk mendorong  percepatan pembangunan sektor pertanian, melalui pengembangan  kelembagaan yang ada  seperti Kelompok Tani maupuan Gabungan kelompok Tani. Diharapkan dengan semakin berkembangnya lembaga pertanian, petani akan lebih termotivasi untuk memanfaatkan lahan yang ada  seoptimal mungkin, sehingga berdayaguna dan berhasil guna. Dengan demikian petani akan terlatih untuk berpikir produktif dan inovatif,  selaras dengan berkembangnya teknologi petanian.
     “Dengan mendasarkan  fakta dilapangan, bahwa luasan lahan pertanian sangat terbatas, maka  diharapkan petani lebih kreatif  untuk  memilih komoditas  tanaman yang sekiranya paling  menguntungkan. Dengan demikian, meski lahan yang dimiliki tidak luas, namun bisa menghasilkan banyak, sehingga petani sejahtera“ ujarnya seraya menambahkan  era sekarang  bukan lagi menanam kentang berbuah kentang, melainkan menanam kentang menghasilkan uang.
     Disamping  itu upaya lain yang dilakukan  yakni  penguatan modal pertanian bekerjasama dengan berbagai lembaga perbankkan, sehingga petani memperoleh kredit pertanian. Bupati menambahkan, pembangunan sarana dan prasarana pertanian  seperti cekdam, saluran irigasi juga terus dilakukan  baik  melalui sentuhan APBD Kabupaten, maupun   sumber lain baik dari Pemerintah Provinsi  atau dari Pemerintah Pusat.
     Sementara itu Ketua Panitia  Masduq Muafiqin, S Ag menjelaskan, Rembug Tani diselenggarakan guna memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke 101 tahun 2009.  Rembug Tani bertujuan untuk merumuskan berbagai  program  demi  kemajuan dan kesejahteraan petani. Dia mengungkapkan posisi  petani pada saat ini  kurang menguntungkan  karena biaya yang dikeluarkan  bercocok tanam mahal. Sementara pada saat produksi  minim pengalaman pengolahan sehingga acap kali tidak menikmati harga tinggi  sehingga merugi. Disisi lain petani  tidak dapat menentukan nilai tawar sehingga lebih benyak berada pada pisisi yang lemah.
     “Melalui  momentum  Hari Kebangkitan Nasional, Rembug Tani ini diselenggarakan, dengan harapan bisa menjadi titik tolak kebangkitan petani Temanggung  dari keterpurukan dan ketidakberdayaan untuk lebih semangat dan merdeka” tandasnya
     Dalam forum Rembug tani yang berlangsung sehari tersebut menghadirkan pembicara   Kepala Pusat Kerawanan dan Ketersediaan Pangan Departemen Pertanian  Dr. Ir Tjuk Eko Hari Basuki  mengetengahkan materi strategi ketahanan pangan  di era global. Ketua DEKOPIN Adi Sasono  dengan materi mewujudkan kemandirian ekonomi  bangsa melalui pertanian organik.  Sedang pembicara lain  Ketua INKOPTAN Suryo Bawono menyajikan materi visi INKOPTAN dalam pemberdayaan petani di Indonesia. (Hms / Edy Laks).

Berita Terkait