Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

Muslimat Ancab Kedu Gelar Pengajian “ Tradisi Aswaja Harus Dijaga “

Selasa, 04 Pebruari 2020 Keagamaan

TEMANGGUNG, Organisasi Muslimat Anak cabang (Ancab) Kedu megelar  pengajian selapanan  Minggu kemarin (2/2) di Dusun Wirodono Desa Karangtejo Kecamatan Kedu. Pengajian menghadirkan  ustdzah  Hibriyah dari Bojonegoro dihadiri segenap jajaran pengurus dan anggota  Muslimat/Fatayat se Kecamatan Kedu dan  unsur terkait. Dalam  acara tersebut sekaligus dilakukan pelantikan pengurus Muslimat dan Fatayat ranting Karangtejo masa khidmat 2020 – 2023.
            Ustadzah Hibriah dalam tausiahnya mengatakan, agar warga NU, kader Muslimat dan Fatayat diminta  merawat tradisi NU dan memperkuat ideology Ahlussunah wal jamaah ( Aswaja ) di masyarakat.  Ideologi Aswaja dan sumber daya manusia warga NU harus kuat. Generasi muda NU harus  sekolah sambil ngaji dan ngaji sambil sekolah seperti di berbagai pondok pesantren  dibawah naungan Nahdhatul Ulama. Dengan sekolah  atau menuntut ilmu Allah SWT menjanjikan akan mengangkat derajat dan martabat umatnya setinggi-tingginya sehingga  bisa menjalani kehidupan dengan  baik dan senantiasa mendapat keberkahan. Menuntut ilmu tidak saja dilakukan secara formal, namun  bisa ditempuh degan cara-cara  yang non formal seperti mendatangi majelis-majelis pengajian seperti yang diselenggarakan Muslimat  Ancab Kedu. Di sektor pembangunan ekonomi  kini NU  juga  berupaya  mengangkat  derajat  kesejahteraannya warganya melalui program  gerakan koin NU.      

            “Tradisi keagamaan yang selama ini  berkembang di warga NU seperti tahlilan, berjanji, yasinan, diba’an, ziarah kubur , sholawatan dan lainnya yang sudah dilakukan ulama-ulama besar sejak  dulu kala  mesti terus  dirawat agar lestari sepanjang zaman  hingga akhir dunia “ pintanya.
            Berkait dengan pelantikan  pengurus Muslimat dan Fatayat ranting Karangtejo ustdzah Hibriyah mengharapkan agar kader-kader Muslimat dan Fatayat tidak lari meninggalkan kodratnya sebagai perempuan. Diuatarakan  tugas perempuan selain menjadi istri, juga kewajiban fungsi kodrati yang melahirkan generasi-generasi dan kholifah di bumi. Oleh karena seorang perempuan mempunyai tugas penting, sehingga harus berdaya, salah satu diantaranya  aktif berorganisasi  sehingga bertamnbah wawasan dan pengetahuannya serta  jalinan silaturahmi bertambah luas.
            Ketua MWCNU Kecamatan Kedu KH Wahab menegaskan pentingnya kerjasama masing-masing pengurus NU dan banom-banomnya untuk kokohnya organisasi. Oleh karena itu pihaknya menyambut positif dengan dilatiknya kepengurusan Muslimat dan Fatayat desa Karangtejo  yang dinilai memiliki  makna strategis  untuk menguatkan dan membesarkan organisasi NU . Dia mengajak   kepada segenap warga NU untuk merapatkan barisan bersatu  padu supaya  NU semakin Berjaya dan warganya  hidup sejahtera. Ia berpesan supaya para pengurus dapat menjalankan organisasi sesuai dengan aturan. Tidak ada organisasi menjadi baik tanpa ditopang pengurus yang baik. Maka dari itu antar pengurus harus dapat menjunjung tinggi ketaatan berorganisasi sesuai yang digariskan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.
            “Terpilih menjadi pengurus NU tingkat ranting merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggungjawab dilandasi niat beribadah. Oleh karena itu kepada pengurus yang dilantik  diharapkan mau dan mampu mewakafkan waktu yang dimiliki untuk mengurusi lembaga  Nahdlatul Ulama sehingga roda organisasi berjalan optimal” harapnya.
            Kepengursan Muslimat  Ranting Karangtejo yang dilantik terdiri dari  Ketua, sekretaris Bendahara  dan dilengkapi 7 bidang dengan ketua Siti Sa’adah, Sedang uurusan Fatayat ranting Karangtejo  juga terdiri unsur ketua, sekretaris, bendahara dan dilengkapi 7 bdang diketua oleh Isti Chalimah .  Baik siti Sa’adah maupun Isti chalimah menuturkan mengatakan setelah secara resmi dilantik, kepengurusan Muslimat dan Fatayat yang dipimpinnya secepatnya akan menggelar rapat kerja guna menyusun program kerja. Melalui kelembagaan Muslimat dan Fatayat  pihaknya akan berupaya berperan aktif untuk menegakkan ajaran Islam yang menganut faham Ahlusunnah wal Jama'ah.Selain itu berupaya meningkatkan kesejahteraan  warga melalui program pemberdayaan ekonomi kerakyatan. (Humas Pemkab Temanggung 20/Edy laks)

 

Berita Terkait