Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

PEMKAB PUTUS KONTRAK PROYEK PEMBANGUNAN STADION BHUMI PHALA

Rabu, 03 Pebruari 2016 Umum

TEMANGGUNG, Pemerintah Kabupaten Temanggung terpaksa bertindak tegas dengan memutus kontrak pelaksanaan proyek Pembangunan Stadion Bhumi Phala. Hal itu ditempuh  setelah waktu perpanjangan kontrak kerja selama lima puluh hari kalender rekanan tidak bisa menyelesaikan pekerjaan .
     Bupati Temanggung Bambang Sukarno, di kantornya Senin (1/2/2016) mengatakan setelah melihat langsung di lokasi  ternyata memang benar pembangunannya belum jadi. Proyek yang semestinya berakhir pada 7 Desember 2015 tersebut ternyata belum selesai 100 persen.
     Sesuai dengan aturan, maka perjanjian kontrak kerja harus diputus  dan kepada rekanan dikenai sangsi sesuai ketentuan. Lebih lanjut Bupati mennjelaskan, berdasarkan Penerima Hasil Pekerja (PHP), maka akan diketahui berapa persentase yang sudah dikerjakan. Dari situ kemudian bisa diketahui berapa yang harus dibayarkan oleh pemkab kepada rekanan pelaksana pembangunan, yakni PT Depayana Barokah Indah dari Pasuruan Jawa Timur.
     “Atas ketidakselesainya pembangunan ini maka pihak pelaksana pembangunan juga harus membayarkan denda keterlambatan. Besaran denda adalah seperseribu dari nilai kontrak yang dikalikan dengan jumlah hari perpanjangan” tandasnya.
     Ditegaskan, selain putus kontrak, sebagai konsekwensinya rekanan pelaksana pembangunan akan di black list. Perusahaan ini tidak boleh mengikuti segala bentuk lelang pembangunan. Itu konsekwensi yang harus diterima dan ini bagian dari aturan yang berlaku.( Hms16/Edy Laks)

Berita Terkait