Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

ORGANDA PANTAU TARIFF ANGKUTAN

Jumat, 15 April 2016 Umum

TEMANGGUNG, Seiring  dengan turunnya harga  BBM , DPC Organisasi Gabungan Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Temanggung melakukan pemantauan  tariff angkutan agar disesuaikan .
    Ketua DPC Organda Temanggung Supoyo, Selasa (12/4) mengatakan , setelah harga BBM turun, pemerintah pusat telah memerintahkan kepada semua daerah menurunkan tarif angkutan sebesar 3 persen sejak harga BBM naik beberapa tahun lalu, katanya, tarif angkutan umum diputuskan Rp 4.000 per penumpang, tarif ini berlaku flat, baik untuk tujuan jarak dekat maupun jauh di desa dan di kota. Penyesuaian tarif itu sekitar Rp 120 dan dibulatkan turun Rp 500. Turunnya tarif ini lanjutnya  berdasarkan keputusan bupati dari usulan Organda, Pengusaha dan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika.
    Menurutnya di Temanggung saat ini ada sekitar 600 angkutan desa dan kota dengan beberapa jurusan.Untuk jenis Angkutan Kota Dalam Propinsi jurusan Magelang - Sukorejo tarif angkutan turun Rp 1.000. Sedangkan AKDP jurusan Semarang-Purwokerto dan beberapa jurusan lainnya menjadi kewenangan Propinsi.Organda  hanya membawahi angkutan desa dan kota serta AKDP yang berada di wilayah Kabupaten Temanggung saja. meminta angkutan untuk menurunkan tarif sebesar 3 persen menyesuaikan turunnya bahan bakar minyak. Angkutan yang tidak patuh terancam dicabut ijin trayeknya.
    “Organda sangat berharap kalangan pengusaha angkutan dengan rela hati  dan kesadaran diri  agar menurunkan tariff angkutan sesuai ketentuan . Bagi yang tidak mematuhi maka terpaksa akan dicabut ijin trayeknya," tandasnya  ( Hms/ Edy laks )

 

Berita Terkait