Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

KODIM DI JATENG DITARGET SERAP 20 PERSEN GABAH PETANI

Kamis, 21 April 2016 Ketahanan Pangan

Temanggung,Setiap Komando Distrik Militer di Jawa Tengah ditarget dapat menyerap 20 persen gabah petani dari luasan tanaman padi yang ada di masing-masing kabupaten, kata Ketua Serapan Gabah Petani (Sergap) Wilayah Jawa Tengah, Brigjen TNI Basuki Abdullah.
    "Minimal 20 persen dari hasil panen di suatu daerah, kalau lebih tinggi maka lebih bagus," katanya saat menyaksikan penyerapan gabah oleh Kodim 0706/Temanggung bersama Bulog Subdivre Kedu di Temanggung, Rabu.
    Ia menuturkan target penyerapan gabah untuk Jateng minimal satu juta ton minimal, jumlah tersebut dibagi-bagi sehingga setiap Kodim mempunyai target masing-masing sesuai dengan luas lahan yang ada.

    Ia berharap penyerapan gabah dari petani bisa berjalan dengan lancar sehingga target beras untuk cadangan pangan nasional benar-benar terwujud karena dengan terwujudnya cadangan pangan nasional minimal dua juta ton beras maka rakyat bisa sejahtera.
    "Cadangan tersebut digunakan untuk raskin, mekipun pembelian Rp7.300 per kilogram dijual pada rakyat miskin hanya Rp1.600 per kilogram berarti ada subsidi dari pemerintah," katanya.
    Ia menuturkan dari target penyerapan 20 persen, untuk Temanggung baru 15,2 persen, sedangkan untuk Jateng telah mencapai sekitar 20 persen.
    "Oleh karena itu kami berharap yang penyerapannya masih di bawah 20 persen seperti Temanggung supaya dipacu lagi untuk mengejar ketertinggalan dari daerah yang lain," katanya.
    Ia mengatakan kendala penyerapan gabah di beberapa daerah yang belum optimal karena ada tengkulak dan hingga April 2016 masih banyak yang belum panen atau panen belum selesai.
    "Sergap bulan April dan Mei 2016 nanti masih banyak, saat ini ada yang baru mulai panen. Kendala tungkalak, itu tugas kami untuk mengingatkan agar beras tidak ditimbun tetapi dipasok ke Bulog agar serapan menjadi lebih bagus," katanya.
    Ketua Satker Wilayah Magelang, Temanggung, dan Wonosobo Bulog Subdivre Kedu, Bogi Wahyoko menyatakan pihaknya merasa optimistis target penyerapan beras petani bisa tercapai.
    Ia menyebutkan dari target penyerapan beras untuk Bulog Subdivre Kedu sebanyak 60 ribu ton, kini penyerapan beras telah mencapai 10.600 ton. (Humas16/Paul).

 

Berita Terkait