Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

HINDARI MACET,JALUR ALTERNATIF RAMAI

Selasa, 12 Juli 2016 Umum

TEMANGGUNG, Guna menghindari kemacetan karena Padatnya lalu lintas kendaraan yang melintasi jalur utama di Kabupaten Temanggung,  pada H+5 setelah Idul Fitri, banyak warga yang melintasi  jalur alternatif.
     Beberapa ruas jalan  jalur alternatif banyak dilintasi kendaran terutama para warga yang akan kembali ke  Jakarta, Bogor dan bekasi serta kota-kota lain di wilayah  barat  setelah libur idul fitri di kampong halaman. Sejumlah jalur alternatif yang ramai dilintasi kendaran diantaranya Kranggan-Kaloran-Kandangan-Jumo-Ngadirejo-Candiroto. Selain itu, Temanggung-Kaloran-Sumowono,  Kranggan-Pringsurat-Secang serta Temanggung-Tembarak-Selopampang-Windusari (Magelang). Sedangkan jalur alternatif Ngadirejo-Jumprit-Kejajar (Wonosobo) belum bisa dilalui mengingat jembatan Liyangan Desa Purbosari, Ngadirejo masih dalam perbaikan.
     Kepala Dinas Prhubungan dan Kominfo Kabupaten Temanggung, Sigit Suliantono, menyatakan, guna mempermudah pemudik menggunakan jalur alternatif di daerah ini, pihaknya telah memasang penunjuk arah serta rambu-rambu lalu lintas di kawasan itu. "Sejumlah ruas jalan alternatif juga diperbaiki menjelang Lebaran kemarin hingga membuat pemudik/balik lebih nyaman," paparnya.
     Sementara itu kepadatan arus lalu lintas arus balik terlihat di pertigaan Parakan menuju Bulu-Kedu (pertigaan Sari Ayam), namun tidak sampai menimbulkan kemacetan karena diurai oleh para polisi yang berjaga di sejumlah titik di kawasan tersebut. Kelancaran juga terjadi di depan pasar tradisional Parakan dan Temanggung, karena tidak ada lagi pasar tumpah serta adanya rekayasa jalur. (Hms16/Edy Laks)

Berita Terkait