Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

KEMARAU SEMAKIN MELUAS

Senin, 07 September 2009 Bencana
KEMARAU SEMAKIN MELUAS, RATUSAN HEKTAR SAWAH TIDAK BISA DIGARAP

TEMANGGUNG,  Lantaran kemarau semakin meluas, ratusan hektar sawah di Kecamatan Kandangan Kabupaten Temanggung belum bisa digarap untuk ditanami berbagai jenis tanaman. Saluran irigasi yang selama ini  dimanfaatkan mengairi sawah, saat ini kering kerontang  tidak ada air yang mengalir . Akibatnya petani  harus pasrah tidak bisa bercocok tanam, sambil menunggu  turun hujan  sehingga memungkinkan aktifitas pertanian bisa dilakukan kembali.
     Sejumlah petani menuturkan, sejak datangnya musim kemarau empat bulan lalu  secara berangsur-angsur  air yang mengalir di saluran irigasi  terus menyusut, hingga kering sama sekali seperti saat ini. Karena   saluran irigasi mengering otomatis  tidak bisa menggarap sawah untuk disiapkan  sebagai lahan pertanian.  Ratusan hektar sawah  dibiarkan  kosong  kering kerontang  hingga tanahnya retak- retak selebar 5 cm. Petani paling hanya bisa mengambil   rumput yang masih tumbuh untuk pakan ternak. Diperkirakan, aktifitas pertanian baru bisa dilakukan bila sudah turun hujan  pada bulan Nopember mendatang.
     Dengan belum dapat dilakukannya penggarapan sawah, dirasakan merugikan petani karena sawah yang dimilikinya tidak menghasilkan apa-apa. Lebih-lebih pada musim  tanam padi sebelumnya  petani mengalami gagal panen disebabkan tanaman padinya diserang hama sundep. Padahal sebagian besar petani  menggantungkan hidup  dengan bertani, namun  karena saat ini belum bisa menggarap sawah, petani terpaksa kerja serabutan  seperti menjadi buruh bangunan  agar mendapat penghasilan. Sedang bagi petani yang memiliki hewan ternak seperti sapi dan kambing, untuk mencukupi kebutuhan hidup terpaksa menjual hewan piarannya ataupun menjual pupuk kandang. Petani berharap  segera turun hujan kiriman, sehingga  bisa  menggarap sawah untuk ditanami palawija  yang tidak banyak membutuhkan air seperti padi.
     “Sejak kemarau datang  4 bulan lalu, saluran irigasi mengering. Akibatnya sawah tidak bisa digarap  sampai tiba saatnya turun hujan yang diperkirakan Nopember mendatang“ Tutur Samsudin dan Fatkhuhozin  petani Desa Kandangan  seraya berharap, Pemerintah dapat membangun saluran irigasi teknis  yang airnya  selalu mengalir, sehingga setiap saat bisa mengarap sawah. (Hms09/Edy Laks)  

Berita Terkait