Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

POLRES RINGKUS PELAKU PENIPUAN

Rabu, 18 Januari 2017 Umum

TEMANGGUNG, Polres Temangung berhasil meringkus Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat Laskar Merah Putih Temanggung Nurcahyono diringkus Kepolisian Resor Temanggung terkait dugaan melakukan penipuan terhadap nasabah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Graha Mandiri Parakan, Umar Syarif.
     Kasubbag Humas Polres Temanggung AKP Henny Widiyanti dikantornya Senin (16/1) mengatakan bahwa kronologi kasus ini bermula dari korban memberikan kuasa kepada pelaku untuk mengurus tunggakan pinjaman milik korban.Namun, pelaku berkata bohong dengan mengatakan korban harus melunasi pinjaman sebesar Rp150 juta dan harus memberikan biaya penundaan lelang sebesar Rp 8 juta.
     Semula korban tersandung masalah utang dengan Koperasi Simpan Pinjam Graha Mandiri, kemudian meminta tolong pada tersangka untuk mengurus tunggakan pinjaman. Selanjutnya, tersangka mengatakan bahwa korban harus melunasi sebesar Rp 150 juta dan biaya penundaan lelang Rp8 juta, ternyata korban hanya perlu melunasi pinjaman sebesar Rp130 juta.
     Karena ada kejanggalan tersebut, korban warga Dusun Ngempon Lor, Desa Parakan Wetan, Kecamatan Parakan tersebut melapor ke Polres dan ditidaklanjuti hingga kini pelaku telah ditetapkan menjadi tersangka.Setelah ditindaklanjuti dengan penggalian informasi tidak benar jika korban harus membayar Rp150 juta dan sesungguhnya tidak ada biaya untuk penundaan lelang. Bahkan, kata Henny, fakta yang ditemukan polisi justru korban telah menitipkan uang Rp40 juta kepada tersangka untuk mengangsur pelunasan utang, tetapi ternyata hanya disetorkan Rp20 juta kepada KSP Graha Mandiri dan sisanya Rp20 juta digunakan untuk kepentingan pribadi.
     Kasatreskrim Polres Temanggung AKP Suharto mengatakan bahwa pihaknya masih akan terus mendalami kasus ini dan tidak menutup kemungkinan masih ada korban-korban lain yang tidak mau melapor. Oleh karena itu, apabila ada masyarakat yang merasa menjadi korban penipuan seperti kasus ini diminta untuk segera melapor agar bisa segera ditangani. (HMS17/Edy Laks)

Berita Terkait