Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

LSM SOSIALISASI PILPRES

Rabu, 06 Mei 2009 Politik
LSM Sosialisasi Pilpres, Harus Koordinasi Dengan Kesbangpol

 Temanggung- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Organisasi Sosial/Kemasyarakatan (Orsos/Ormas) yang akan melakukan sosialisasi pemilihan presiden (Pilpres) 2009 di Kabupaten Temanggung diminta lapor dan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Pemkab (Kantor Kesatuan Kebangsaan Politik dan Linmas/Kesbangpol Linmas) serta KPU Kabupaten Temanggung.
    Kepala Kantor Kesbangpol Linmas, Suprawoto, SH  di kantornya, Rabu (6/5) menjelaskan , LSM, Ormas, Orsos yang akan ikut menyosialisasikan Pemilihan Presiden hendaknya terlebih dahulu berkoordinasi.  Hal tersebut dimaksudkan  agar kegiatan mereka dapat dipantau pihak-pihak terkait, dan sesuai dengan tujuan atau perizinan yang diajukan. Diutarakan, menjelang pelaksaan Pilpres 8 Juli 2009 tidak menutup kemungkinan beberapa LSM atau Organisasi Kemasyarakatan yang ingin berpartisipasi  dengan mengelar sosialisasi kepada masyarakat .  
    Dia mengatakan, yang perlu melapor atau berkoordinasi tersebut bukan hanya LSM atau ormas/orsos yang berasal dari luar daerah saja, akan tetapi juga yang berasal dari Kabupaten Temanggung, ataupun telah terdaftar di Kantor Kesbangpol Linmas. Saat ini, di Temanggung telah terdapat 63 LSM atau ormas/orsos yang telah mendaftarkan diri di Kantor Kesbangpol Linmas.Mereka menyatakan bergerak di bidang ekonomi, advokasi, sosial, budaya, lingkungan,  pendidikan dan lain-lain.
    Baru-baru ini, menurutnya, ada juga lembaga atau ormas di bidang penghayat kepercayaan yang mendaftarkan diri pada Kantor Kesbangpol Linmas. Rencananya, setelah terdaftar dan mendapatkan surat keterangan terdaftar (SKT), ormas tersebut akan mengadakan sosialisasi tentang Pilpres, melalui kerjasama dengan Depdagri.Hal tersebut tidak akan dilarang, selama berkordinasi dengan kami, KPU Kabupaten dan Panwaskab,''ujarnya.
    Kendati  demikian, dia tetap mengingatkan, agar masyarakat maupun tim sukses pasangan capres/cawapres nanti tetap berhati-hari, apabila ada lembaga yang mengaku LSM dan mengajak kerjasama melakukan sosialisasi Pilpres. Sebab, belum tentu lembaga tersebut merupakan LSM yang telah terdaftar di pemerintahan dan melaksanakan kegiatan sesuai dengan labelnya.
    ''Kepada tokoh masyarakat atau agama, kami minta tidak lekas percaya jika ada orang yang mengatasnamakan LSM untuk menggandeng dirinya dalam tujuan tertentu,''tuturnya.
    Sementara itu, sesuai surat edaran Badan Kesbangpol Linmas Pemprov, bagi LSM atau Ormas/Orsos  yang tidak barazaskan Pancasilan, bisa didaftar asalkan tidak bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945. Sedangkan ormas/orsos yang merupakan underbow partai yang sudah terlanjur terdaftar, SKT-nya hanya berlaku hingga habis periode kepengurusan.(Humas/Edy Laks)       

                               

Berita Terkait