Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

GURU SD DAN SMP ALAMI KEKURANGAN

Senin, 20 Pebruari 2017 Pendidikan

TEMANGGUNG, Di Kabupaten Temanggung saat ini mengalami kekurangan sebanyak 2.165 guru sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. Untuk mengatasi kekurangan guru tersebut dikerahkan guru wiyata bakti.
     Kepala Bidang Sumber Daya Manusia Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Temanggung Akhmad Saryono di kantornya  Jum’at (17/2)  mengatakan guru SD dan SMP yang ada sekarang sekitar 5.000 orang atau masih kekurangan 43,3 persen.Dari kekurangan 43,3 persen tersebut, sebanyak 10 persennya guru SMP dan 33,3 persen guru SD. Kekurangan tersebut, termasuk guru olahraga, guru agama, dan guru kelas. Kekurangan guru tersebar di sejumlah kecamatan seperti Kecamatan Bejen, Tretep, dan Wonoboyo yang rata-rata hanya mempunyai tiga guru kelas.
     Demikian halnya di daerah kota, seperti Kecamatan Temanggung, juga masih kurang karena rata-rata empat sampai lima guru kelas. Padahal idealnya, setiap sekolah dasar butuh sekitar enam hingga sembilan guru.
     Menurutnya selama ini, kekurangan guru dicukupi oleh guru wiyata bakti atau guru honorer. Namun, pada periode Maret hingga Juni mendatang akan banyak guru yang memasuki masa pensiun sehingga kekurangan guru akan bertambah besar.
     Sehubungan hal itu pihaknya telah mengajukan permintaan penambahan guru PNS sejak 2014. Ketika itu, kekurangannya hanya sekitar 25 s.d. 30 persen. Namun, hingga kini belum ada pengangkatan guru PNS. Ia berharap Pemerintah  memperhatiakan ataskekurangan  tenaga guru dengan melakukan perekrutan guru baru. (Hms17/ Edy Laks)

Berita Terkait