Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

JANGAN MENDIRIKAN BANGUNAN DI BANTARAN SUNGAI

Jumat, 24 Pebruari 2017 Bencana

TEMANGGUNG, Camat Parakan Agus Sujarwo menghimbau kepada masyarakat agar tidak lagi membuat bangunan di bantaran sungai.Hal itu ditempuh menyusul kejadian banjir bandang akibat meluapnya Sungai Brangkongan Parakan yang mengakibatkan sejumlah warga rusak bahkan menghanyutkan 25 ekor kambing  Selasa kemarin (21/2).
     Pihak Kecamatan Parakan  mengimbau kepada warga untuk tidak lagi membuat bangunan di sepanjang bibir sungai sebab berbahaya. Dari pantauan di Parakan memang ada bangunan-bangunan rumah di bibir sungai. Tapi sekarang kalau terjadi banjir bahaya, terlebih sesuai aturan memang tidak diperbolehkan mendirikan bangunan di sepanjang garis sempadan sungai. Sebagaimana diketahui banjir bandang Sungai Brangkongan merusakan rumah warga Lingkungan Batuloyo, Kelurahan Parakan Wetan Kmilik Trimo Ariyono, Woto, Maduk, dan Aris Ananta. Bahkan Aris kehilangan 25 ekor kambing yang hanyut terbawa air bah. Banjir juga merusakan rumah milik Misrun dan Muin di Desa Ringinanom, semua rumah itu terletak di bantaran sungai.
     Sehubungan dengan bencana tersebut rencananya akan segera diambil langkah oleh Dinas PU untuk menangani tanggul yang terbawa arus di Dusun Batuloyo. Sedangkan yang di Desa Ringinanom karena kewenangannya BBWSO, maka sudah di laporkan lewat UPT yang ada di Sempu Magelang. Ke depan akan dibangun senderan dan sekali lagi disampaikan ke warga untuk tidak lagi membangun di sepanjang bibir sungai. Hal itu sebagai langkah kehati-hatian agar selamat dari bencana. (Hms17/Edy Laks)

Berita Terkait