Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

HATI-HATI BERMAIN DI SUNGAI

Jumat, 24 Pebruari 2017 Bencana

TEMANGGUNG, Saat ini intensitas hujan masih relatif tinggi, sehingga bisa memicu terjadinya banjir di sungai, oleh karena itu bila sedang berada di sungai agar waspada karena bisa saja terjadi banjir secara mendadak.
     Hal itu disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung Agus Sudaryono sehubungan terjadinya banjir bandang Sungai Galeh menghanyutkan dua bocah di Desa Tlahab, Kecamatan Kledung, Temanggung, Selasa (21/2). Kedua bocah yang hanyut itu adalah Muhammad Fadel Sauqi (9), dan Muhammad Faizal (10), mereka ditemukan tewas di tempat berbeda sehari setelah kejadian.
     Dikatakan, anak-anak sekolah dasar ini dilaporkan hilang tersapu banjir bandang Sungai Galeh sekitar pukul 16.00 WIB. Kemungkinan saat bermain, mereka tidak menyadari jika banjir tiba-tiba datang. Cuaca di wilayah Kabupaten Temanggung termasuk kawasan Sumbing-Sindoro hampir setiap hari diguyur hujan lebat. Sehingga kerap menimbulkan banjir di sungai.Fadel ditemukan Tim SAR BPBD yang melakukan pencarian bersama warga sekitar 5 kilometer dari lokasi korban tenggelam Rabu (22/2) sekitar pukul 08.00 WIB. Sedangkan jenazah Faizal ditemukan puluhan kilometer dari Tlahab, tepatnya di Desa Jogonegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang pada Rabu (22/2).
     Salah seorang saksi mata Arifin warga Kledung mengatakan, kronologi kejadian itu bermula dari lima anak yang berencana bermain di Sungai Galeh pada sore hari. Namun, satu dari lima anak itu dicari ibunya untuk diajak ke pasar, dan tinggal empat anak bermain di sungai hingga akhirnya musibah itu datang. Dua anak berhasil menyelamatkan diri, sedangkan dua lainnya terbawa air bah. (Hms17/Edy Laks)

Berita Terkait