Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

KORBAN BANJIR BRANGKONGAN DIBANTU BAHAN BANGUNAN

Selasa, 07 Maret 2017 Bencana

TEMANGGUNG, Pemerintah Kabupaten Temanggung memberikan bantuan berupa material atau bahan bangunan rumah (BBR) kepada  lima warga korban banjir Sungai Brangkongan di Kecamatan Parakan. Bantuan itu untuk keperluan pembangunan rumah mereka yang rusak, akibat bencana banjir dua minggu lalu.
     Kasi Penanganan Darurat dan Logistik Bencana pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Gito Walngadi mengatakan, korban banjir yang akan dibantu BBR itu terdiri atas tiga warga Desa Ringinanom, dan dua warga Batuloyo, Kelurahan Parakan Wetan, Kecamatan Parakan. Setelah dilakukan verifikasi lapangan serta penaksiran jumlah kerugian para korban yang rumahnya rusak akibat banjir Sungai Brangkongan itu, maka terdapat lima rumah berhak mendapatkan bantuan BBR.
     Diungkapkannya, kelima rumah warga di atas bantaran Sungai Brangkongan tersebut rusak akibat banjir dengan kerugian ditaksir antara Rp 50 juta hingga Rp 100 juta. Karena itu, mereka berhak mendapatkan bantuan BBR dari pemerintah dengan nilai Rp 5 juta setiap rumahnya. Diutarakan sesuai ketentuan, bantuan BBR seniliai Rp 5 juta tersebut diberikan kepada korban bencana yang rumahnya mengalami kerusakan, dengan kerugiannya ditaksir di atas Rp 10 juta.
     “Bentuk material atau BBR untuk kelima korban banjir tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Sehingga, bisa jadi antara warga yang satu dengan lainnya bentuk material akan diterimakan tidak sama. Lantaran yang dibutuhkan untuk pembangunan rumahnya itu berbeda,“ ujarnya
     Diutarakan untuk kepentingan penyaluran bantuan pihaknya menunggu laporan dari Kecamatan Parakan mengenai bentuk BBR yang diperlukan masing-masing warga yang akan dibantu tersebut. Sehingga, nanti BBR yang diberikan sesuai kebutuhan. Bantuan BBR itu segera akan diserahkan kepada penerimanya, ketika warga bersangkutan mulai membangun rumahnya di lokasi baru, atau bukan lagi di atas bantaran sungai yang rawan longsor apabila terjadi banjir. Bantuan ini sebagai wujud kepedulian Pemerintah untuk meringankan beban korban. (Hms17/Edy Laks)

Berita Terkait