Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

LARUNG SESAJI DI KALI PROGO

Selasa, 11 April 2017 Umum

TEMANGGUNG, Sebagai ungkapan doa permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar senatiasa diberi keselamatan dan kesejahteraan  ratusan  petani di lereng Gunung Sumbing dan Sindoro, menggelar ritual larung sesaji di Sungai Progo bawah Jembatan Kranggan, Temanggung baru-baru ini.
     Salah seorang pelaku rituas Nugroho mengatakan selamatan Larung Sesaji  bertujuan agar pada masa tanam tembakau petani tahun ini diberikan kelancaran dan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Kuasa, mengusir hama tembakau termasuk hal-hal yang menghambat dan mengurangi ruang gerak bagi petani untuk budidaya tembakau, termasuk mengusir hama anti tembakau. Selain itu juga mendoakan agar Presiden Jokowi dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dapat memberikan perlindungan pada petani dengan kebijakan pro petani tembakau dan juga berdoa untuk kejayaan NKRI agar jauh dari perpecahan.
     Ia mengatakan Temanggung merupakan sentra penghasil tembakau, akibat maraknya impor tembakau membuat para petani tembakau khawatir karena takut ada penurunan penyerapan hasil produksi.Impor tembakau mempunyai dampak berantai pada perekonomian di tingkat bawah khususnya di wilayah sentra tembakau termasuk Temanggung, ambruknya pondasi perekonomian di tingkat petani lokal di daerah sentra pertembakauan.
     Pengurus Asosiasi Petani tembakau Indonesia (APTI) Temanggung, Yudha Sudarmaji menyampaikan terima kasih kepada sesepuh dan semua peserta ritual yang tetap semangat memperjuangkan eksistensi dalam menanam tembakau.Ritual ini menyatukan antara langkah dan doa untuk mengusir hama tembakau baik yang berupa hama langsung maupun hama dalam bentuk lain. Dengan larung sesajai merupakan simbol untuk membuang kesialan  sehingga  usaha pertanian tembakau lancar dan menguntungkan. (Hms17/Edy Laks)  

Berita Terkait