Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

WARGA DIMINTA WASPADAI PUTTING BELIUNG

Selasa, 11 April 2017 Bencana

TEMANGGUNG, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Temanggung  Agus Sudaryono meminta warga masyarakat mewaspadai bencana puting beliung saat memasuki masa pancaroba tahun ini.
     Permintaan tersebut disampaikan Agus menyikapi situasi dan kondisi pergantian musim hujan ke kemarau masyarakat diminta waspada karena biasanya ada puting beliung.Terutama masyarakat yang tinggal di kawasan lereng gunung, baik Sindoro, Sumbing, maupun Prahu, kami minta untuk selalu waspada terhadap bencana puting beliung tersebut.  Namun demikian tidak menutup kemungkinan puting beliung juga terjadi bukan di kawasan lereng gunung, seperti yang terjadi waktu lalu puting beliung terjadi di Kranggan menyebabkan pohon tumbang yang menimpa angkutan dan di Ngadirejo merusak bangunan sebuah sekolah.
     Terkait hal itu dihimbau masyarakat tidak berteduh atau memarkir kendaraannya di bawah pohon besar yang sudah rapuh karena rawan tumbang jika terkena puting beliung. Di Temanggung ada tujuh kecamatan rawan terjadi puting beliung, yakni Temanggung, Tembarak, Selopampang, Parakan, Ngadirejo, Tretep, dan Wonoboyo.
     Puting beliung biasa terjadi menjelang hujan, mendung tebal kemudian disusul angin kencang dan dalam hitungan menit atau detik bisa menyapu benda yang dilalui.
     “Oleh karena itu  warga masyarakat utamanya yang tinggal di daerah rawan  putting beliung  saya minta waspada setiap saat, pasalnya  angin puting beliung atau lesus datangnya mendadak dengan kecepatan tinggi. Bila ada tanda-tanda hendaknya berlindung di tempat yang aman,“ pintanya (Hms17/Edy Laks)

Berita Terkait