Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

TMMD REHAB RUMAH TIDAK LAYAK

Senin, 08 Mei 2017 Sosial

TEMANGGUNG, KODIM 0706 Temanggung selama 30 hari efektif mulai tanggal 4 April s/d 4 Mei 2017, melaksanakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sengkuyung tahap I Tahun Anggaran 2017 di Desa Sigedong  Kecamatan Tretep dengan sasaran proyek menggarap betonisasi jalan, senderan  dan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 10 rumah. betonisasi jalan sepanjang 500 meter, lebar tiga meter, tinggi 0,15 meter.
     TMMD secara resmi ditutup oleh Bupati HM Bambang Sukarno di lapangan desa setempat Kamis (4/5) ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima proyek kepada  masyarakat disaksikan, FKPD, Pimpinan Dewan dan pejabat terkait. Usai upacara penutupan dilanjutkan peninjauan ke lokasi  proyek.
     Bupati dalam amanatnya mengatakan, program TMMD dilaksanakan sebagai upaya membantu Pemerintah dalam memberdayakan wilayah pertahanan dan membantu tugas di daerah dalam meningkatkan akselerasi  pembangunan  di daerah, membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu untuk memantapkan wawasan kebangsaan dalam kehidupan  bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam rangka  mewujudkan ketahanan  wilayah yang tangguh serta menghadapai berbagai ancaman.
     “TMMD merupakan wahanan mengokohkan persatuan dan kesatuan  bangsa, mengatasi kesulitan yang terjadi di daerah, percepatan pembangunan desa dalam upaya  menjaga  keutuhan NKRI “ ujarnya.
     Komandan KODIM 0706 Temanggung Letkol Arm Yusuf Setiaji menjelaskan, program TMMD bertujuan sebagai upaya mempercepat  pembangunan di desa. Dengan demikian harapannya desa yang menjadi ajang TMMD akan semakin maju dan berkembang dan otomatis akan memacu kelancaran transportasi perekonomian warga. Disamping itu melalui TMMD akan berdampak positif guna mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat guna menunjang stabilitas nasional.
    Dikemukakan      sasaran fisik TMMD di Desa Sigedong adalah betonisasi jalan sepanjang 500 meter, lebar tiga meter, tinggi 0,15 meter. Pembuatan senderan sepanjang 100 meter, lebar dua meter, tinggi 0,7 meter, dan rehab rumah tak layak huni (RLTH) sebanyak 10 unit rumah warga.Ada pun sasaran non fisik antara lain, penyuluhan tentang kenakalan remaja, penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, penyuluhan pengolahan sampah, penyuluhan kesehatan masyarakat, penyuluhan penanggulangan HIV/AIDS. Lalu penyuluhan bimbingan tehnis penerima LTLH, pemutaran film dan layar tancap.     Untuk melaksanakan kegiatan fisik, setiap harinya dikerahkan  ratusan tenaga kerja baik dari unsur TNI, POLRI, Instansi terkait dan masyarakat. (Hms/Edy Laks)

 

Berita Terkait