Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

Cacing Hati ditemukan di Hewan Kurban

Jumat, 24 Agustus 2018 Kesehatan

TEMANGGUNG, Media Center - Dinas Perikanan dan Peternakan (Disperikan) Kabupaten Temanggung menemukan cacing hati pada hewan kurban, yang berlokasi di PHBI Muhammadiyah Ranting  Kowangan Temanggung, Rabu (22/8).
     Hingga siang ini, petugas dari Disperikan sementara ini baru menemukan cacing hati pada 2 ekor sapi yang telah disembelih,  jumlah total 17 ekor sapi yang akan disembelih. Penemuan ini setelah petugas melakukan pengecekan langsung terhadap hewan kurban yang telah disembelih. Kepala Disperikan Slamet Saryono mengatakan penemuan cacing hati tersebut dianggap wajar. "Saya kira wajar, karena untuk penyiapan hewan kurban itu mestinya membutuhkan waktu yaitu minimal satu bulan dengan perlakuan - perlakuan, kita amati kotorannya, kalau ada telur cacingnya tentunya ternak itu perlu kita obati begitu" , jelas Slamet.
     Slamet menuturkan salah satu pemicu adanya cacing hati ini yaitu manajemen pakan yang tidak benar. "Jadi ngasih pakan dari tempat - tempat yang basah yang di tengarai di sana berkembang cacing - cacing",  tambah Slamet.
     Ia juga menyebutkan, dalam menyiapkan hewan kurban tersebut pihaknya juga melakukan pengambilan serum, darah untuk dilakukan pengecekan yang kaitannya dengan adanya penyakit menular.
     Selain itu Slamet menuturkan usai ditemukan cacing pada bagian hati sapi ini sebaiknya hati tersebut langsung disingkirkan karena memang tidak layak untuk dikonsumsi.
     Sementara itu, Nurul Hasanah selaku Dokter Hewan dan juga Kasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Hewan DisperikanTemanggung menegaskan efek cacing hati pada bagian hewan ini jika di konsumsi manusia dapat menimbulkan keracunan. "Untuk cacing hati itu efeknya terhadap kesehatan manusia utamanya nanti racun - racun yang di keluarkan oleh cacing hati itu bisa menyebabkan keracunan,  toksin - toksin dari cacing hati ini bisa menyebabkan keracunan, bisa menganggu pencernaan juga bila dikonsumsi" , tutur Nurul.
     Selanjutnya Nurul mengatakan sampai siang ini belum ditemukan penyakit - penyakit lain yang membahayakan, hanya penemuan cacing hati tersebut. "Kalau glonggongan jelas tidak ada ya di sini, karena ini proses penyembelihannya secara syar'i sudah sesuai syariat dan secara teknis juga sudah dilakukan dengan benar",  Imbuhnya
     Adapun untuk tindakan selanjutnya yakni petugas dari Disperikan akan mengumpulkan hati hewan kurban yang terdapat cacing untuk dikuburkan. (MC / TMG / Penulis, Foto : Ria / Editor : EJP)

Berita Terkait