Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

Aufa Berhasil Sabet Medali Emas dalam Olimpiade Matematika Internasional

Senin, 15 Oktober 2018 Pendidikan

TEMANGGUNG, Muhammad Fikri Aufa siswa kelas 6 SD Islam Terpadu Cahaya Insani Temanggung Jawa Tengah meraih medali emas dalam ajang olimpiade matematika dan ilmu pengetahuan di Xejhiang ,China yang dilaksanakan tanggal 27 September sampai 4 Oktober 2018.
     Rabu kemarin (10/10), Aufa mendapatkan kehormatan bertemu langsung dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di pendopo pengayoman kabupaten Temanggung yang juga tengah membuka acara Bursa Inovasi Desa. Dengan prestasi yang diraihnya ini, Aufa membawa nama harum bagi Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengahserta negara Indonesia di kancah Internasional.
     Menurut kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Darmaji mengatakan bahwa prestasi dan penghargaan anak saat ini secara nasional sudah diakui oleh pemerintah, Darmaji berharap dengan adanya prestasi yang diraih oleh salah satu anak dari Kabupaten Temanggung bisa memberikan semangat kepada anak-anak yang lain untuk lebih meningkatkan prestasinya.
     “Harapan kami mudah-mudahan ini mengilhami anak-anak kita untuk lebih berprestasi lagi disegala bidang”, ungkap Darmaji.
     Darmaji juga menjelaskan bahwa prestasi ini tidak hanya sekali diraih oleh putra putri dari Temanggung, sebelum ini juga sudah ada salah satu anak dari Temanggung yang juga menjuarai di tingkat internasional dalam bidang seni rupa.
     Aufa mengungkapkan bangga dengan prestasi yang diraihnya, ia juga menjelaskan bagaimana proses untuk dapat meraih medali emas dalam ajang olimpiade ini mulai dari tingkat kabupaten hingga pada tingkat internasional.
     Aufa mengatakan bahwa ingin menjadi ilmuan dengan alasan ia menyukai hal-hal baru, sedangkan ilmuan selalu mencari dan menemukan hal baru.
     “Saya suka dengan hal yang baru, seperti eksperimen itu selalu ada hal yang baru ada perubahan, misalnya seperti ilmuan”, jelas Aufa.
     Menurut Irma Dwi Yulianti ibu kandung Aufa mengatakan bahwa pada umur 3 tahun Aufa suka membaca buku ayahnya yang bertugas di laboratorium Puskesmas, dari situ Aufa mulai menyukai ilmu pengetahuan alam dan mengikuti berbagai perlombaan. (Media Center)

Berita Terkait