Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

BAZNAS TEMANGGUNG GELAR RAKOR OPTIMALISASI ZIS

Senin, 12 November 2018 Sosial

TEMANGGUNG, Badan Amil  Zakat Nasional (Baznas) kabupaten Temanggung menyelenggarakan  rapat koordinasi dalam rangka Optimalisasi zakat infak dan shodaqoh ASN, BUMD  Kamis kemarin (8/11) di Graha Bumi Phala Temanggung. Rakor dibuka secara resmi oleh wakil Bupati Temanggung R Heri Ibnu Wibowo  dihadiri segenap  pengurus BAZNAS, nara sumber, pejabat terkait serta 462 utusan dari 154 UPZ/ Unit Pengumpul Zakat  berbagai instansi di lingkungan Pemkab Temanggung.
             Wakil Bupati R Heri Ibnu Wibowo  dalam sambutannya meminta agar sumua Aparatur Sipil Negara (ASN) Dan BUMD yang beragama Islam bisa mematuhi dengan keikhlasan hati  menyetor zakat minimal 2.50 % dari total gaji yang diterima. Dengan demikian jumlah zakat bisa bertambah banyak untuk disalurkan  kepada yang berhak  diantaranya membantu kaum duafa. Sedang kepada  Baznas sebagai lembaga pemerintah  non struktural diharapkan bisa berperan aktif didalam membantu program pemerintah  dalam mengurangi angka kemiskanan sebagaimana diamanatkan dalam UU NO 23 TH 2011 Tentang  pengelolaan zakat.
             “Potensi Zakat ASN  dan BUMD agar bisa dimaksimalkan kalau target th 2018   4.5 milyar   bisa tercapai, maka untuk tahun 2019  diharapkan bisa mencapai target 5 milyar lebih. Hal ini memerlukan kesadaran semua pihak  untuk  menyisihkan sebagian rezekinya guna membayar zakat“ harapnya.
             Nara sumber tokoh ulama KH. Hasyim Afandi (Bupati Temanggung periode 2008–2013) menekankan Baznas agar memperbanyak sosialisasi ke semua ASN dan BUMD dan dalam pentasyarufan harus lebih dominan untuk fakir miskin baik pendidikan bantuan kesehatan maupun bantuan modal usaha serta bantuan RTLH/ Rumah tidak layak huni.
             Ketua MUI KH. Yakub Mubaroq memberikan penekanan dan motifasi agar para ASN dan BUMD lebih bersemangat dalam menunaikan kewajibannya membayar zakat infak dan shodaqoh agar tidak ada penyesalan di hari kemudian yang itu pasti datang. Banyak UPZ  yang belum setor zakat 2.5 % bahkan ada yang kurang dari 1 %  mohon ditingkatkan kesadarannya.
             Sedang ketua BAZNAS Temanggung  H.Djundardo mengharapkan semua UPZ bisa lebih optimal dalam pengelolaann zakat infak dan shodaqoh agar bisa mengambil zakat minimal 2.50% dari penghasilan/gaji anggota ASN dan BUMD. Dana yang terkumpul selanjutnya disalurkan  kepada  yang berhak melalui 8 program unggulan yakni peduli pendidikan, peduli kesehatan, peduli modal dhuafa. Disamping itu untuk  peduli papan, peduli penyandang cacat, peduli konsumtif, peduli bencana, dan peduli kemanusiaan. (Hms18/ Edy Laks)

 

Berita Terkait