Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

Pemkab Temanggung Beri Tali Asih Atlet PORPROV Peraih Medali

Senin, 19 November 2018 Pemerintahan

TEMANGGUNG, Pemerintah Kabupaten Temanggung memberikan  penghargaan berupa uang sebagai tali asih kepada  para atlet PORPROV peraih medali dari berbagai cabang olahraga (cabor). Selain atlet, penghargaan yang sama juga diberikan kepada para pelatih yang atletnya meraih medali. Penyerahan penghargan diserahkan langsung oleh Bupati M Alhadziq , pejabat FKPD, Pimpinan DPRD dan pejabat terkait kepada para penerima di Graha Bhumi Phala Temanggung Jum’at kemarin (16/11).
            Bupati M Al Khadziq  atas nama Pemerintah menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang tinggi kepada para atlet dan pelatih amupun official berbagai cabang olah raga yang telah berhasil meraih medali pada PORPROV Jateng di Surakarta beberapa waktu  lalu. Penghargaan tali asih ini sebagai wujud perhatian Pemkab Temanggung  atas prestasi yang telah ditorehkan para atlet, pelatih maupun official yangf telah mampu  mengharumkan nama daerah melalui jalur olah raga.
            “Saya atas nama Pemkab Temanggung mengapresiasi capaian para atlet kontingen Temanggung yang seluruhnya murni merupakan putera-puteri asli daerah dalam PORPROV Solo. Oleh karena itu  pihaknya berjanji pemerintah akan sepenuhnya memberikan dukungan, termasuk support anggaran , agar  prestasi olahrga  semakin meningkat“ ujarnya.
            Ketua KONI Kabupaten Temanggung, Tomy Eko Kartika mengungkapkan, pada ajang PORPROV Solo kontingen Kabupaten Temanggung mengirimkan 155 atlet  dan 40 pelatih maupun official dari 29 cabang olahraga yang diikuti . Alhasil berhasil masuk  peringkat 22 pada klasemen akhir dengan meraih total 8 medali emas, 14 perak dan 17 perunggu. Raihan tersebut lebih baik dari ajang serupa periode sebelumnya, yakni pada PORPROV tahun 2014 di Banyumas yang hanya meraih 5 emas, 5 perak dan 23 perunggu.
            Menurutnya, keberhasilan raihan tersebut merupakan hasil optimal dari upaya maksimal seluruh atlet, pelatih, official maupun panitia pelaksana. Meski berdasar target awal, kontingen diminta melakukan perbaikan peringkat dengan raihan medali emas minimal 15 keping.
            “Harus diakui persaingan antar cabang olahraga dalam memperebutkan medali cukup ketat. Para atlet dari 29 cabor yang turun berlaga sudah mengeluarkan segala kemampuan dengan sangat optimal, meski peringkat kita tetap di urutan 22 klasemen,” ujarnya.
            Sebagaimana yang telah dijanjikan, para atlet secara resmi menerima bonus atas raihan prestasi yang dianggap sangat membanggakan itu. Bagi para atlet peraih medali akan mendapat penghargaan berupa bonus. Untuk  para atlet yang meraih medali emas beregu senilai Rp60 juta, dan cabang olahraga perorangan Rp 30 juta. Kemudian, atlet peraih medali perak cabang beregu Rp 40 juta, dan perorangan sebesar Rp 20 juta.
            Lalu, peraih medali perunggu cabang olahraga beregu Rp 20 juta, dan perorangan Rp 10 juta. Sementara itu, bagi para pelatih dan ofisial yang atletnya meraih emas, tali asihnya sebesar Rp 10 juta, lalu peraih medali perak Rp 6 juta, serta medali perunggu Rp 4 juta.
            Sekretaris KONI Budi Leksono menjelaskan  capaian 8 medali emas sendiri diraih dari cabor arung jeram, judo, catur, balap sepeda, tarung derajat, menembak, taekwondo dan basket masing-masing dengan 1 emas. Kemudian untuk 14 perak diperoleh dari cabor arung jeram (7 medali), bina raga dan wushu masing-masing 2 keping. Kemudian dari cabor balap sepeda, judo dan menembak masing-masing 1 keping.
            Sedang untuk perolehan 17 medali perunggu didapat dari cabor atletik, catur, judo dan muaythai masing-masing 2 keping. Kemudian sisanya  masing-masing 1 keping direbut dari cabor balap sepeda, balap motor, kempo, senam, taekwondo, tarung derajat dan  wushu.
            “Untuk cabor lain  yakni  tenis, lapangan, tenis meja, tinju, yong mo doo, pencak silat, karate para layang, panjat tebing, bridge, biliard , panahan dan futsal serta hockey belum beruntung meraih medali. Perjuangan belum berakhir, selanjutnya kami akan fokus pada ajang Dulongmas tahun 2020 mendatang. Kami berharap prestasi di ajang itu lebih baik dari apa yang kita raih di Porprov Surakarta lalu,” harapnya. (Hms18/Edy Laks)

 

Berita Terkait