Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

APBD 2020 Ditetapkan DPRD Temanggung

Kamis, 07 November 2019 Pemerintahan

TEMANGGUNG, DPRD  Kabupaten Temanggung akhirnya menerima Keputusan Badan Anggaran  tentang  Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Temanggung tentang Anggaran  Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Temanggung tahun anggaran 2020 dengan surplus defisit anggaran Rp. 60 miliar. Keputusan itu diambil setelah laporan Badan Anggaran DPRD Temanggung diterima dan mendapat persetujuan   semua fraksi  dalam rapat paripurna Kamis  (7/10) di ruang rapat DPRD Temanggung. Rapat dipimpin ketua Dewan Yunianto  didampingi para wakil ketua, dihadiri  Bupati, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan Pimpinan OPD serta diikuti segenap anggota Dewan.

     Pelapor Badan  Anggaran Slamet Eko Wantoro menjelaskan,  setelah melalui pembahasan  yang dilakukan secara intensif bersama eksekutif akhirnya  memutuskan tentang Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Temanggung tentang Anggaran  Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Temanggung tahun anggaran 2020 dengan surplus defisit anggaran Rp. 60 miliar. Adapun proyeksi pendapatan sebesar Rp. 1,921 triliun dengan perincian  pendapatan Asli Daerah  Rp.266,9 miliar,  dana perimbangan Rp.1,185 triliun  dan  lain-lain pendapatan  daerah yang sah Rp.469,03 miliar. Pos anggaran belanja ditetapkan sebesar  Rp.1,981 triliun dengan rincian  belanja tidak langsung Rp.1,244 triliun, belanja langsung Rp.713,721 miliar.  Sedang pembiayaan daerah  terdiri dari penerimaan pembiayaan Rp. 75 miliar, pengeluaran pembiayaan Rp.15 miliar sehingga pembiayaan neto Rp. 60 miliar.

     “Keputusan Badan Anggaran mengenai Raperda APBD 2020 Kabupaten Temanggung selanjutnya diserahkan kepada DPRD untuk mendapatkan persetujuan dan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah” tandasnya.

     Menurutnya Badan  Anggaran memandang dari beberapa usulan  yang diajukan ekskutif  ada yang  mendesak  untuk diprioritaskan  guna mendapatkan kucuran anggaran. Namun juga ada yang belum atau tidak  prioritas sehingga disepakati tidak disetujui. Hal tersebut semata-mata demi  terwujudnya efisiensi anggaran  mengingat anggaran yang dimiliki terbatas.

     Sementara itu 6 Fraksi Dewan  yakni  FPDIP, FPG, FPAN berkeadilan, FPKB, FPPP,  dan Fraksi Nusantara  dalam pendapat akhirnya   memberikan persetujuan  terhadap laporan Badan Anggaran tentang Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Temanggung tentang Anggaran  Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Temanggung tahun anggaran 2020  untuk ditetapkan menjadi Keputusan DPRD.
     Berdasarkan hal itu, pimpinan rapat Yunianto  akhirnya memutuskan bahwa dewan dapat menerima dan menyetujui laporan Badan  anggaran tentang Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Temanggung tentang Anggaran  Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Temanggung tahun anggaran 2020  menjadi keputusan DPRD Temanggung.    Dikemukakan keputusan   DPRD tersebut selanjutnya disampaikan  kepada Bupati untuk dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, demi terwujudnya masyarakat Temanggung yang semakin sejahtera.
     “Menandai  ditetapkannya APBD 2020 sesuai ketentuan perundangan  maka selanjutnya dilakukan penanda tanganan  berkas  oleh Bupati dan segenap pimpinan DPRD,” ujarnya.

     Sedang Bupati HM Alkhadziq   dalam sambutannya menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang tinggi  kepada Badan Anggaran, TAPD maupun  DPRD  yang telah membahas dan memutuskan mengenai APBD 2020.  Keputusan tersebut selanjutnya akan dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, dilandasi semangat kerja untuk membangun  guna mewujudkan Temanggung yang toto, titi tentrem , marem dan gandem supaya kesejahteraan masyarakat lebih meningkat.(Hms Pemkab Temanggung19/Edy Laks)

Berita Terkait