Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

Minti Jambul Untuk Desa Wonocoyo

Rabu, 09 Januari 2019 Sosial

TEMANGGUNG, Puskesmas Wonoboyo mencanangkan program kegiatan pembangunan  jamban keluarga  di Desa Wonocoyo  Kecamatan Wonoboyo Rabu hari ini (9/1). Program  pembangunan jamban dengan tajuk  Minti Jambul  (Minimal tiga jamban terbangun setiap bulan) tersebut dicanangkan oleh  Kepala Puskesmas Wonoboyo dr. Sarjono  ditandai dengan  membangun   3 jamban  sekaligus dihadiri sejumlah pejabat terkait.
          Dr. Sarjono  mengatakan program Minti Jambul merupakan program unggulan Puskesmas Wonoboyo  dengan tujuan untuk meningkatkan akses sanitasi di wilayah kerjanya  yang pada saat ini masih rendah yaitu baru mencapai 70 %. Kegiatan minti jambul  dilaksanakan  secara bertahap dan berkelanjutan  di semua desa yang ada  dan di dukung oleh lintas sektor yang ada di wilayah kerja puskesmas wonoboyo. Salah satu desa yang menjadi sasaran yakni di desa Wonocoyo.
          “Berdasarkan pendataan  di desa Wonocoyo  masih banyak warga utamanya warga kurang sejahtera yang memiliki jamban  yang memadai  untuk kepentingan  buang air kecil maupun buang air besar . Kalau toh memiliki jamban  kondisinya  kurang  baik tidak memenuhi standart kesehatan  hanya dibuat  sederhana . Bahkan masih dijumpai  yang buang air besar disungai maupun di pekarangan   sehingga mencemari lingkungan. Oleh karena itu  kita tergerak untuk memberikan bantuan pembuatan jamban“ ujarnya
          Ngatinem salah seorang warga  menuturkan , merasa berterima kasih  sudah dibantu dibuatkan  jamban  sehingga tidak kerepotan lagi ketika mau buang air besar  maupun buang air kecil. hal itu jauh berbeda dengan sebelumnya  yang kerap memanfaatkan  sungai sebagai tempat  buang air besar.
          Dikatakan  program Minti Jambul mulai dilaksanakan sejak tahun 2017 silam  dan ternyata  mendapat respon positif dari berbagai pihak yang  tergerak dengan sukarela  terlibat aktif memberikan bantuan utamanya  dari sisi pendanaan.  Sejak  pertama kali  di luncurkan sampai saat ini sedikitnya sudah terbangun  tridak kurang dari 300 unit  jamban  yang tersebar di sejumlah desa.  Ia berharap   warga  yang sudah dibantu  dibuatkan jamban  hendaknya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sehingga tidak lagi Buang air besar  maupun kecil disembarang tempat.
          Ditempat terpisah  PLT Kepala Bappeda Kabupaten Temanggung Ripto Susilo menyambut positif inovasi Puskesmas Wonoboyo  melaksanakan program Minti Jambul. Bahkan program tersebut  berhasil memenangkan sebagai juara pertama Kompetisi Kreatifitas dan Inovasi (KRENOVA) Perangkat Daerah Tahun 2018 yang diselenggarakan oleh  BAPPEDA Kabupaten Temanggung  beberapa  waktu lalu. "Minti Jambul" merupakan kegiatan Inovasi Jambanisasi, Langkah Sederhana, Manfaat dan Mengena, Menuju Kecamatan Wonoboyo  Open Defacation Free (ODF).
      Ia berharap  program Minti Jambul bisa ditiru oleh puskesmas-piskesmas lain  sehingga   bisa membantu  percepatan ketersediaan jamban  yang memadai bagi masyarakat utamanya  warga tidak mampu.

 

Berita Terkait