Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

DLH Gelar Rakor Bank Sampah

Senin, 23 Desember 2019 Umum

TEMANGGUNG, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Temanggung menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Bank sampah  Sabtu (21/12) yang berlangsung di  aula  Adipura  kantor setempat . Rakor bertujuan untuk meningkatkan peran serta masyarakat  dalam pengelolaan sampah . Rakor bank sampah dibuka  oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Agus Prasodjo diikuti  perwakilan pengurus  bank sampah  se kabupaten Temangung.

          Kepala Dinas Lingkungan Hidup Agus Prasodjo dalam sambutannya mengatakan sangat mengapresiasai kepada panitia atas diselenggarakannnya  rapat koordinasi bank sampah  Kabupaten Temanggung yang dinilai positif  sebagai  ajang  silaturahmi dan menjalin komunikasi antar pengelola bank sampah . Dengan demikian   bisa terjalin hubungan komunikasi yang harmonis  sehingga terbuka kesempatan ruang dan waktu untuk saling bertukar informasi  mengenai upaya penanganan  bank sampah . Disisi lain juga menjadi media untuk saling  memamerkan berbagai produk  kerajinan dari hasil pengolahan sampah  sekaligus mencari solusi untuk pemasarannya  sehingga  kedepan akan lebih optimal.

          Dikatakan keberadaan bank sampah sangat penting  artinya dalam upaya untuk mengelola  persampahan  yang dari waktu ke waktu terus  bertambah volumenya.Oleh karena itu  dengan berdirinya bank sampah  di Desa dan Kelurahan diharapkan  terus meningkatkan perannya  sehingga pengelolaan sampah yang meliputi 3R (Reuse, Reduce, dan Recycle) bisa tertangani dengan baik .  Reduce berarti mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah. Dan Recycle berarti mengolah kembali (daur ulang) sampah menjadi barang atau produk baru yang bermanfaat.

          “Dinas Lingkungan Hidup akan terus mendorong tumbuh kembangnya bank sampah  di desa maupun kelurahan sehingga kedepan jumlahnya akan semakin bartambah banyak tidak cuma ratusan namun ribuan. Dengan semakin banyaknya  berdiri bank sampah maka  semakin baik pula dalam  mengelola sampah  supaya  semakin optimal “ jelasnya .

          Berkait dengan  kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah disembarang tempat dan mengelolanya dengan baik menurut Agus Prasodjo masih rendah terbukti bedasarkan  survai 70 % masyarakat tidak  peduli dan baru 30 %  yang peduli. Kondisi yang demikian menjadi keprihatinan bersama , oleh karena  itu  pihaknya akan terus berupaya mengadakan sosialisasi  kepada masyarakat betapa pentingnya  mengelola sampah  dengan tepat , supaya tidak menimbulkan permasalahan lingkungan dan menggangu kesehatan.

          Ketua panitia rakor sekaligus ketua paguyuban bank sampah Kabupaten Temanggung  Supardi mengatakan kegiatan rakor berlangsung sehari  diikuti  perwakilan utusan pengurus dari 60 bank sampah . Rakor bertujuan untuk meningkatkan peran serta  masyarakat  dalam pengelolaan  sampah , selaras dengan program Pemkab Temangung  yakni mengurangi sampah plastik pada tahun 2021. Diungkapkan berbagai program yang sudah dilaksanakan yakni mendaur ulang sampah utamanya  sampah plastik menjadi barang-barang  kerajinan kreasi seperti bunga anggrek, bunga tulip, taplak, tas dan lain-lain. Namun demikian diakui  untuk pemasarannya masih  ada kendala, oleh karena itu pihaknya akan terus mencari peluang pemasarannya sehingga   semakin berkembang.

          “Kalau hanya memproduksi saja tanpa ada solusi pemasarannya mereka para pengurus  akan jenuh. Tapi  kalau ada wadahnya kemudian  kita tamping untuk dipasarkan , Insaaalh teman-teman pegurus bank sampah akan lebih besemangat dalam mengolah sampah  supaya berkah “ ujarnya ( Humas Pemkab Temanggung19 / Edy Laksono ) .

Berita Terkait