Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

Kejari Temanggung Musnahkan Ribuan Barang bukti

Rabu, 04 Maret 2020 Pemerintahan

 TEMANGGUNG, Kejaksaan Negeri Temanggung, memusnahkan ribuan barang bukti dari berbagai kasus yang ditangani  Selasa (3-3-2020) di halaman kantor setempat. Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar, diblender maupun dipecah menggunakan palu. Pemusnahan dilakukan oleh Kepala Kejari Temanggung, Fransisca Juwariyah dan para pejabat FKPD serta pejabat terkait.
          Kepala Kejari Temanggung, Fransisca Juwariyah di Temanggung, mengatakan ribuan barang bukti  yang dimusnahkan  terdiri dari 48.000 bungkus rokok ilegal atau tanpa pita cukai resmi,  narkotika jenis sabu-sabu 18,33 gram, tembakau gorila 18,90 gram, ganja seberat 200,11 gram, dan obat terlarang 1.174 butir. Selain itu  berupa telepon seluler 15 unit, uang palsu pecahan 100.000 sebanyak 494 lembar, 50.000 sebanyak 276 lembar, dan pecahan 20.000 sebanyak 36 lembar.
          “Sejumlah barang bukti tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar, dilarutkan dengan air, dan dihancurkan dengan palu. Pemusnahan barang bukti ini rutin dilakukan dari tahun ke tahun, yaitu perkara yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap atau sudah inkrah“ ujarnya.
          Dikemukakan kegiatan ini merupakan hal rutin yang dilaksanakan sebagai bagian dari kehati-hatian kami dalam menjaga dan menyimpan barang bukti sehingga menghindari adanya penyalahgunaan barang bukti. Sesuai dengan Pasal 270 KUHAP merupakan tugas dan kewenangan jaksa selaku eksekutor wujud dan pelaksana putusan pengadilan selain eksekusi badan atau di lapas, yaitu ada pembayaran biaya perkara juga pemusnahan barang bukti.
          Kajari menambahkan kegiatan pemusnahan barang bukti bertujuan untuk menunjukkan dedikasi intensif terkait dengan barang bukti yang telah dijaga selama ini. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan upaya intensif kejaksaan dalam menegakkan hukum yang berlaku di negara ini.Ia berharap kepada masyarakat untuk taat hukum,sehingga tidak berurusan dengan aparat penegak hukum. Segala pelanggaran hukum ujarnya akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku. (Bagian Humas Pemkab Temanggung20/ Edy Laksono)   

 

Berita Terkait