Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

JANGAN SEDIKIT-SEDIKIT SALAHKAN KEPALA DESA

Sabtu, 16 Mei 2020 Sosial

Warga Miskin Yang Tak Dapat Bansos Lapor Saja
Temanggung, Saya minta masyarakat jangan sedikit-sedikit menyalahkan kepala desa atau perangkat desa jika ada warga miskin yang belum mendapatkan Bansos. Mereka disamping telah bekerja keras menyiapkan data, dan mempersiapkan penyaluran berbagai jenis bantuan kepada masyarakat, kepala desa dan perangkat desa juga bukan satu-satunya pihak yang mengambil keputusan. Hal ini disampaikan Bupati Temanggung HM Al Khadziq dalam acara penyerahan BLT Dana Desa,  Sabtu (16/5) di Desa Ringinanom, Kec Parakan, Kab Temanggung, hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Temanggung, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Temanggung serta jajaran instansi terkait.
     Dalam menyusun data penerima bantuan, kepala desa dan perangkat desa tidak memutuskannya sendiri. Penentuan data penerima bantuan yang bersumber dari dana desa harus melalui proses musyawarah yang melibatkan pihak RT, RW, tokoh masyarakat di lingkungan setempat, dan penentu terakhir di desa bukanlah kepala desa melainkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
     Semua bantuan dari pemerintah, baik bantuan dari Kementerian Sosial, dari Provinsi Kabupaten, dan juga bantuan yang bersumber dari dana desa, ujung tombak di lapangan adalah para kepala desa dan para perangkat desa. Saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi dan kerja-kerasnya dalam mempersiapkan penyaluran berbagai bantuan kepada masyarakat.
     Mungkin keputusan tentang data penerima bantuan di satu dua desa memang belum sempurna 100 persen alias mungkin saja masih ada warga miskin yang belum masuk data penerima. Namun mengingat saat ini adalah masa-masa ekonomi sulit, maka pemerintah membuka ruang seluas-luasnya untuk memasukkan nama-nama baru untuk dimasukkan dalam data penerima.
     Oleh karena itu jika masih ada warga masyarakat tidak mampu atau warga kelompok terdampak covid yang belum terdata atau belum mendapatkan bantuan dari pemerintah, saya minta untuk tidak ragu segera melapor ke pemerintah desa untuk dimusyawarahkan dengan rembug desa melibatkan Gugus Covid Desa, RT, RW, Tokoh Masyarakat, Pemerintah Desa, dan BPD.
     Saya minta kepada pemerintah desa untuk memusyawarahkan usulan-usulan baru tersebut dan mengambil keputusan sebagaimana aturan yang berlaku. Dan sebaliknya saya minta masyarakat untuk dapat menerima hasil dari rembug desa yang sudah melibatkan berbagai unsur di desa tersebut.
     Saya minta kepada masyarakat untuk memahami, bahwa bantuan yang saat ini sedang dicairkan, hanyalah salah satu jenis bantuan tahap awal. Jangan kemrungsung dulu. Setelah ini masih akan ada penyaluran-penyaluran bantuan berikutnya. Menurut data di Pemerintah Kabupaten, seharusnya semua warga tidak mampu akan mendapatkan bantuan, hanya menunggu giliran pencairan / penyaluran saja.
     Bantuan dari pemerintah ada berbagai jenisnya. Setiap keluarga miskin hanya bisa menerima satu jenis bantuan. Tidak boleh ada yang dobel mendapat dua atau lebih jenis bantuan. Adapun jenis-jenis bantuan adalah :
Bantuan PKH
     Bantuan PKH adalah bantuan rutin yang diberikan kepada masyarakat miskin sejak sebelum masa krisis covid. Jumlah penerima di Temanggung sejumlah 34.610 KK, dan sudah cair rutin setiap bulan, dan untuk Bulan Mei ini dapat dicairkan mulai tanggal 18 Mei 2020.
Bantuan Perluasan PKH
     Sama persis dengan Bantuan PKH, ada penambahan angka karena covid sejumlah 1.714 KK.
Bantuan Sembako Reguler
     Bantuan Sembako Reguler adalah bantuan rutin sembako senilai Rp 200.000 per bulan yang diberikan kepada masyarakat miskin sejak sebelum masa krisis covid. Jumlah penerima di Temanggung adalah 45.156 KK, dan sudah cair rutin setiap bulan, dan untuk bulan Mei ini sudah dapat dicairkan mulai tanggal 15 Mei.
Bantuan Sosial Tunai (BST)
     Bantuan Sosial Tunai adalah bantuan uang tunai Rp 600.000 selama 3 bulan, yang diberikan oleh Kementerian Sosial kepada masyarakat miskin yang belum mendapatkan bantuan PKH dan Bantuan Sembako. Di Temanggung jumlah penerimanya sebanyak 24.002 KK. Saat ini sedang berlangsung proses pencairan oleh kantor pos bagi penerima yang tidak memiliki rekening di Himbara. Bagi yang memiliki rekening dana langsung ditransfer ke rekening yang bersangkutan.
Bantuan Perluasan Program Sembako
     Bantuan Perluasan Program Sembako Adalah bantuan dimana masyarakat penerima diberikan Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS) yang setiap bulan di-top-up senilai uang Rp 200.000 selama 9 bulan yang dapat digunakan untuk berbelanja sembako di e-warong. Bantuan diberikan kepada masyarakat miskin yang belum mendapat bantuan PKH, Bantuan Sembako reguler, dan belum mendapatkan BST. Jumlah penerima di Temanggung adalah 29.450 KK. Bagi masyarakat yang sudah menerima KKS dan sudah ter top-up di Himbara pencairan sudah bisa dilakukan mulai 15 Mei, dan bagi yang lainnya saat ini dalam proses distribusi KKS dan direncanakan dapat dicairkan sebelum lebaran ini.
Bantuan Jaring Pengaman Sosial Pemprov Jateng
     Bantuan Jaring Pengaman Sosial Pemprov Jateng adalah bantuan berupa sembako senilai Rp 200.000 diberikan rutin selama 3 bulan yang diberikan oleh Pemprov Jateng. Bantuan diberikan kepada keluarga miskin yang belum mendapatkan bantuan-bantuan lain. Jumlah penerima di Temanggung adalah 6.965 KK. Bantuan ini rencana didistribusikan sebelum lebaran tiba.
Bantuan Jaring Pengaman Sosial Pemkab Temanggung
     Bantuan Jaring Pengaman Sosial Pemkab Temanggung adalah bantuan berupa sembako senilai Rp 200.000 diberikan rutin selama 6 bulan yang diberikan oleh Pemkab Temanggung kepada masyarakat miskin yang belum masuk dalam data penerima bantuan-bantuan diatas. Jumlah penerimanya di Temanggung adalah 13.588 KK. Bantuan ini akan disalurkan mulai 21 Mei ini.
Bantuan Sosial Tunai yang bersumber dari dana desa
     Bantuan Sosial Tunai yang bersumber dari dana desa adalah bantuan uang tunai senilai Rp 600.000 berturut-turut selama 3 bulan yang diberikan oleh pemerintah desa dengan menggunakan Dana Desa (DD). Bantuan diberikan kepada masyarakat miskin atau masyarakat terdampak yang belum mendapatkan jenis bantuan apapun. Penentuan nama-nama penerima diusulkan oleh RT, RW, tokoh masyarakat di lingkungan setempat, kemudian dibahas di musyawarah desa, dan keputusan musyawarah diserahkan kepada BPD untuk diambil keputusan akhir.
Total yang akan menerima bantuan di Kabupaten Temanggung adalah sejumlah 155.485 KK atau jauh melebihi jumlah KK miskin di Temanggung yang berjumlah 15,000 KK. Jadi secara teoritis seharusnya sudah tidak ada keluarga miskin yang tidak mendapatkan bantuan.
     Saya berharap semua bantuan itu sudah sampai di tangan masyarakat yang berhak menerimanya. Saya minta kepada semua aparat pemerintah, baik pemerintah Kabupaten maupun pemerintah desa, untuk memastikan agar bantuan-bantuan tersebut harus tepat waktu, tepat sasaran sesuai data yang ada, tepat jumlah sesuai nilai yang seharusnya diberikan, tepat kualitas untuk bantuan sembako sesuai dengan nilai yang seharusnya.(hms20)

Berita Terkait