Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

TIDAK BERSILATURAHMI, WARGA BEREKREASI

Rabu, 27 Mei 2020 Pariwisata

TEMANGGUNG, Lantaran tidak bisa bersilaturahmi Idul Fitri 1441 H berkait himbauan Pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19, sejumlah warga melakukan rekreasi sederhana di sejumlah ruang publik . Meski demikian mereka  tetap memperhatikan protokol kesehatan supaya tidak terpapar virus korona.
    Beberapa ruang publik yang menjadi sasaran berekreasi salah satu diantaranya  Ruang Terbuka Hijau ( RTH ) "Taman Kali Progo " yang berlokasi di tepi sungai Progo Kecamatan Kranggan yang dulu difungsikan sebagai pasar hewan. Pada perayaan Lebaran hari ke empat Rabu (27/05) tampak sejumlah warga berwisata sederhana di komplek Taman Kali Progo sekadar menikmati keindahan alam tepian sungai Progo, sekaligus bisa melihat dari dekat gagahnya  eks jembatan kereta api yang berada di sisi timur taman.Selain itu untuk anak-anak bisa bermain becak mini dan menikmati indahnya taman bunga.
    Salah seorang pengunjung Sulastri (40 th) asal Jragan Tembarak menuturkan, ia bersama suami dan ketiga anaknya sengaja berkunjung ke taman kali progo untuk sekedar berekreasi sederhana, karena tak lagi bersilaturahmi mengunjungi tetangga, sanak saudara dalam perayaan Idul Fitri kali ini. Diutarakan momentum Lebaran tahun ini serasa berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang selalu diwarnai saling bersilaturahmi berkunjung ke tetangga maupun sanak famili. Namun pada Lebaran tahun ini, kebiasaan bersilaturahmi tak lagi bisa dilaksanakan mengingat ada himbauan bahkan permintaan dari Pemerintah guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
    "Terus terang kita merasa jenuh kalau harus berlama-lama tinggal di rumah, anak-anakpun pada rewel merengek-rengek minta jalan-jalan sebagi ganti tidak badan atau bersilaturahmi Lebaran. Di taman kali progo kita melepas kejenuhan, anak-anak juga ceria walau cuma bermain naik becak mini " tuturnya.
    Sulastri menambahkan  daripada kita stres di rumah, terpaksa  kita jalan-jalan bersama keluarga, meski sebenarnya juga melanggar ketentuan dari Pemerintah untuk tetap tinggal di rumah . Justru kalau jenuh di rumah hingga menyebabkan stres bisa menurunkan kekebalan tubuh sehingga  rentan terjangkit virus korona. Meski demikian tetap memperhatikan protokol kesehatan yakni memakai masker, jaga jarak dan sesering mungkin mencuci tangan dengan sabun. Selain itu rekreasi hanya hanya dilakukan dalam waktu sebentar, yang penting sudah hilang rasa suntuk, fikiran jadi segar kembali, setelah itu pulang ke rumah.
    Kepala Bagian Humas Setda Kabupaten Temanggung Sumarlinah  dikantornya Rabu (27/5) mengatakan sejumlah ruang publik milik Pemkab Temanggung seperti taman kali progo selama pandemi Covid-19 tidak ditutup. Apalagi di komplek taman kali progo ada akses jalan untuk lalu lintas bepergian masyarakat yang dari arah Tembarak dan Selopampang praktis tidak mungkin dilakukan penutupan.
    "Saya bisa memaklumi kalau sebagian warga jenuh lantaran tak bisa silaturahmi Idul Fitri, kemudian sekedar jalan-jalan ke sejumlah ruang publik seperti taman kali progo untuk melepas kepenatan " ujarnya sembari mengharapkan para pengunjung mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah  terpapar virus korona.(Hms20/Edy Laks)

Berita Terkait