Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

TMMD BANARAN DISERAHKAN

Rabu, 29 Juli 2020 Pemerintahan

Temanggung, Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sengkuyung tahap II Tahun 2020 diserahterimakan oleh  Komandan KODIM 0706 Temanggung Letkol Inf A Y David Alam kepada Bupati HM Al Khadziq di Dusun Kruisan Desa Banaran Kecamatan Gemawang,  Rabu  (29/7). Hadir dalam acara tersebut pejabat Forkompimda, Ketua DPRD Yunianto dan pejabat terkait. TMMD berlangsung mulai tanggal 30 Juni s.d 29 Juli 2020 di dusun Kruisan Desa Banaran Kecamatan Gemawang menggarap betonisasi jalan, senderan, rehab rumah tidak layak huni dll senilai Rp. 739.000.000. Seusai penyerahan dilanjutkan peninjauan proyek.
     Komandan KODIM 0706 Temanggung Letkol Inf A Y David Alam  mengatakan TMMD bertujuan  sebagai upaya mempercepat  pembangunan di desa. Dengan demikian harapannya desa semakin maju dan berkembang dan  otomatis akan memacu kelancaran transportasi perekonomian warga. Disamping itu melalui TMMD berdampak positif guna mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat guna menunjang stabilitas nasional.
     “TMMD di desa Banaran dusun Kruisan   dengan sasaran membangun betonisasi jalan dan senderan serta gorong-gorong yang bermanfaat untuk memperlancar tarnsportasi perekonomian. Dengan demikian  kesejahteraan warga semakin meningkat. Disisi lain kemanungalan TNI dengan rakyat akan meningkat pula  guna menunjang tetap tegaknya NKRI“,  ujarnya.
     Bupati HM Alkhadziq menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya  atas  kerja keras  KODIM 0706 Temanggung  yang telah berhasil menyelesaikan seluruh program  kegiatan TMMD di Kruisan Banaran. Diharapkan  seluruh proyek TMMD yang dihasilkan dirawat dengan sebaik-baiknya  sehingga mandatangkan manfaat  untuk kemakmuran masyarakat.
     Sementara itu Kapten  Saiman  selaku perwira kegiatan  mengatakan, TMMD menggarap pembangunan  betonisasi jalan  panjang 1.200 meter lebar 2 meter,  senderan 25 meter, gorong-gorong 2 unit, Rehab rumah tidak layak huni  2 unit  dan kegiatan non fisik  diantaranya   pengetahuan Covid-19 dan senam kesehatan. Keseluruhan proyek menghabiskan anggaran Rp. 739.000.000, yang bersumber dari APBD Provinsi  Rp. 239.000.000 dan APBD Kabupaten Rp. 500.000.000. TMMD digarap secara gotong royong oleh anggota TNI bersama masyarakat dibantu Polri, Sat Linmas  dan unsur terkait.(Hms20/Edy Laks)

 

Berita Terkait