Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

SEMINAR NASIONAL PARAKAN KOTA PUSAKA

Selasa, 17 November 2020 Pendidikan

SEMINAR NASIONAL PARAKAN KOTA PUSAKA

TEMANGGUNG, Dalam rangka rangkaian HUT Kabupaten Temanggung ke 186, akan digelar seminar nasional "Parakan Kota Pusaka". Namun karena masih dalam masa pandemi Covid-19, maka seminar bergengsi ini akan dihelat secara virtual dan live streaming melalui youtube dan Temanggung TV.

Bupati Temanggung HM Al Khadziq mengatakan, seminar ini untuk menggali sejarah Kota Parakan dan Kabupaten Temanggung pada umumnya, dari berbagai aspek. Antara lain dari segi kebudayaan, arsitektur, maupun secara kesejarahan.

"Seminar nasional dalam rangka HUT Temanggung ke 186 ini digelar dalam rangka lebih mengenalkan kota Parakan sebagai kota Pusaka, Namun karena masih masa pandemi Covid-19 kita lakukan webinar, dengan mengundang para pakar dan narasumber. Ini untuk menggali fakta-fakta sejarah peranan Kota Parakan dalam berdirinya Kabupaten Temanggung," ujarnya Selasa (17/11/2020).

Selain itu juga akan diungkap bagaimana peranan Kota Parakan dalam sejarah pergerakan perjuangan kemerdekaan. Lalu peranan Kota Parakan sebagai episentrum kemajuan peradaban di Jawa Tengah, khususnya di bagian tengah.

Menurut Bupati fakta-fakta membuktikan bahwa Parakan ini sebagai titik lintas peradaban antara tiga daerah atau tiga kawasan penting di Jawa Tengah, yakni Karesidenan Pekalongan, Karesidenan Banyumas, dan kawasan Karesidenan Kedu. Titik temu ketiga daerah penting itu adalah di Parakan.

"Karena titik temu ketiga kawasan penting itu di Parakan maka akan kita gali. Hasil dari kita menggali fakta-fakta sejarah ini nanti untuk kita ajarkan, kita sampaikan kepada generasi penerus Kabupaten Temanggung. Supaya bisa menteladani hal-hal baik dari nilai-nilai kesejarahaan kita,"katanya.

Untuk narasumber pada seminar yang akan digelar pada Rabu 18 November 2020 ini adalah Ir Sutrisno Murtiyoso, M. Ars (Ketua Lembaga Sejarah Arsitektur Indonesia) yang juga dosen Universitas Tarumanegara Jakarta. Lalu Drs. Musadad, MHum (peneliti sejarah arkeologi pra kolonial) yang juga dosen Universitas Gajah Mada Yogyakarta.

Selain itu akan dihadirkan pula tokoh masyarakat Kyai kharismatik yang juga mantan Bupati Temanggung KH Hasyim Afandi. Beliau selain putra daerah juga dinilai berpengalaman di bidang birokrasi sehingga paham seluk beluk masyarakat wilayah di lereng Gunung Sumbing, Sindoro, dan Prau ini khususnya masyarakat kota Parakan.(hMS20)

Berita Terkait