Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

PEMKAB SERENTAK UJIAN PERANGKAT DESA

Selasa, 17 November 2020 Pemerintahan

TEMANGGUNG, Pemerintah Kabupaten Temanggung melakukan pengisian kekosongan jabatan perangkat desa sebanyak 105 formasi di 76 desa tersebar di Kabupaten Temanggung. Mereka menjamin proses pengisian dilakukan panitia yang netral.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades) Kabupaten Temanggung, Gema Artisti Wahyudi memastikan panitia pemilihan perangkat desa yang telah disumpah akan menjalankan peranannya secara netral tanpa ada tendensi dari pihak manapun.

Gema menyampaikan bahwa, kekosongan jabatan perangkat desa terjadi di 19 kecamatan di Kabupaten Temanggung. Dari data awal sebanyak 111 formasi yang tersebar di 81 desa, sampai pada batas akhir yang mendaftar hanya ada 105 formasi dari 76 Desa, sedangkan Untuk jabatan yang kosong juga terdiri dari berbagai formasi, baik Sekretaris Desa (Sekdes), Kepala Urusan (Kaur) Pemerintah, Kaur Pembangunan, Kaur Kesejahteraan Rakyat, Kaur Keuangan dan Kaur Umum dan Kepala Dusun. Kekosongan jabatan pada sejumlah formasi salah satunya tidak ada pendaftarnya dan hal lainnya.

Dikatakan, kekosongan jabatan selain karena adanya pejabat lama yang pensiun atau meninggal, terdapat pula jabatan kosong lantaran saat pengisian tahun kemarin tak terisi, sehingga tahun ini harus dibuka kembali. "Ketidakterisian jabatan kosong saat itu dipengaruhi animo masyarakat yang rendah. Karena sesuai aturan minimal jumlah peserta seleksi di masing-masing formasi jabatan adalah dua orang, maksimal tak terbatas," jelas dia.

Seleksi tahun inipun pihaknya masih mendapati proses seleksi di sejumlah kecamatan hanya diikuti dua orang untuk per masing-masing formasi.

Gema menambahkan, mekanisme seleksi dilakukan dengan dua tahap, yakni ujian tertulis dan ujian praktek komputer. pengumuman mengenai siapa yang memiliki skor tertinggi juga dilakukan di hari yang sama, sebagai wujud trasparansi kegiatan seleksi kepada para peserta. "Sesuai aturan seluruh warga negara Indonesia (WNI) bisa turut serta, asalkan jika terpilih harus mau berdomisili di desa tempatnya mendaftar"

Melalui seleksi perangkat desa serentak tersebut, diharapkan semua kekosongan jabatan bisa lekas terisi dan direncanakan akan dilantik pada pertemgahan bulan Desember mendatang. Diharapkan para perangkat desa terpilih bisa bekerja dengan baik dan bisa segera menyesuaikan dengan masyarakat dan lingkungan sekitar.(Hms20/Arif)

Berita Terkait