Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

Pemkab Temanggung Garap Proyek Pamsimas Ditengah Pandemi Covid-19

Senin, 15 Juni 2020 Umum

TEMANGGUNG,  Pemerintah  Kabupaten Temanggung saat ini tengah  giat melaksanakan proyek pembangunan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) yang tersebar di 26 desa  ditengah  pandemi Covid-19. Proyek senilai Rp.4 miliar tersebut dikerjakan secara  padat karya sehingga  berdampak  menyediakan lapangan pekerjaan sekaligus penghasilan bagi masyarakat.
     Kepala Dinas  Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman Hendra Sumaryana di kantornya Senin  ( 15/06 ) menjelaskan , proyek Pamsimas dilaksanakan di 26 desa tersebar di 20 kecamatan. Proyek Pamsimas dari sisi penganggaran terbagi yang dibiayai dari APBN 9 desa, APBD Kabupaten  6 desa dan yang dibiayai dari Hibah Insentif Desa/Kelurahan (HID) 11 desa . Keseluruhan proyek  tersebut menelan biaya sekitar Rp. 4 miliar  yang dikerjakan  menggunakan sistem padat karya  sehingga  secara ekonomi berdampak positif bagai warga yang terlibat bisa bekerja guna mendapatkan penghasilan, terlebih saat ini tengah pandemi Covid-19. Diutarakan desa-desa yang melaksanakan proyek Pamsimas diantaranya Desa Pitrosari Wonoboyo, Dangkel Parakan, Kataan Ngadirejo, Tawangsari Tembarak, Pakurejo Bulu dan desa Mudal Temanggung .
     “Proyek  Pamsimas sengaja kita  kerjakan dengan model padat karya, dengan tujuan supaya  memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar proyek terlibat dalam pengerjaannya , sehingga berpeluang mendapat penghasilan. Apalagi saat ini tengah Pandemi  Covid-19 yang mengakibatkan  sejumlah warga mengalami kesulitan ekonomi“ ujarnya sembari menambahkan dalam pengerjaanya  mereka para pekerja tetap memperhatikan protokol kesehatan diantaranya memakau masker dan jaga jarak.
     Dikemukakan  Program Pamsimas merupakan salah satu program bersama antara pemerintah pusat dan daerah dan masyarakat dengan dukungan Bank Dunia yang bertujuan untuk meningkatkan penyediaan air minum, sanitasi, dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat terutama dalam menurunkan angka penyakit diare dan penyakit lain yang ditularkan melalui air dan lingkungan. Diharapkan dengan ketersediaan air bersih dapat mewujudkan kualitas hidup masyarakat yang sehat dan terhindar dari berbagai penyakit maupun bakteri. Karena program pamsimas ini mampu mengalirkan air bersih hingga ke pelosok desa.
     Kepala Bagian Humas Sumarlinah mengatakan, dengan dibangunnya  proyek Pamsimas  pada tahun 2020 ini maka bertambah banyak sarana pembangunan fasiltas air bersih yang telah dibangun di Kabupaten Temanggung . Sebelumnya pada  tahun anggaran 2019 juga telah dibangun 26 Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (SPAMS) yang dikerjakan oleh masyarakat melalui program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).Tantangan kedepan lanjutnya yakni bagaimana masyarakat secara bersama-sama bisa menjaga proyek tersebut agar awet sehingga tahan lama dan berumur panjang untuk digunakan. Disamping itu  warga tertib membayar iuran agar sarana yang terbangun bisa berlanjut dan bisa dikembangkan ke lokasi yang masih membutuhkan.
     “Pemkab Temanggung sangat berharap sarana Pamsimas yang sudah dibangun bisa dirawat dan dimanfaatkan dengan baik guna mencukupi kebutuhan air sehari hari. Dengan demikian perilaku hidup bersih dan  sehat harus dibiasakan agar semua masyarakat Temanggung selalu sehat, apalagi saat ini masih pandemi korona ” harapnya.(Hms20/Edy laks )

 

Berita Terkait