Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung

TEMANGGUNG PERPANJANG PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT 14 HARI KE DEPAN

Sabtu, 20 Juni 2020 Umum

Temanggung-GTPP-HMS, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Temanggung Gotri Wijianto mengatakan, Pemkab Temanggung akan memperpanjang pembatasan kegiatan masyarakat (PKM), yang menurut jadwal akan berakhir pada 19 Juni 2020. Keputusan tersebut diambil dengan pertimbangan tingginya angka kasus corona di yang mencapai 202 kasus dan merupakan tertinggi ke dua di Jawa Tengah setelah Kota Semarang.
     Keputusan diambil setelah melalui rapat evaluasi pelaksanaan PKM yang dihadiri para pimpinan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Temanggung di ruang Lokha Bhakti Praja, Setda Temanggung, Kamis (18/6/2020) petang. Tampak hadir dalam kegiatan ini Bupati Muhammad Al Khadziq, Wakil Bupati Herry Ibnu Wibowo, Ketua DPRD Yunianto, Kapolres AKBP Muhamad Ali, Dandim 0706/Temanggung Letkol Inf A.Y David Alam dan lain-lain.
     "Hasil rapat evaluasi hari ini adalah memperpanjang Pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) selama 14 hari ke depan mulai tanggal 20 Juni 2020. Kita masih akan membahas lebih lanjut terkait beberapa hal misalnya acara-acara yang melibatkan banyak orang seperti pernikahan, olah raga dan lain-lain, termasuk juga untuk pondok pesantren,"katanya Kamis (19/6/2020).
     Menurut Gotri besok akan disampaikan lebih lanjut mengenai detail aturan yang termaktub dalam Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM). Dijelaskan bahwa lewat PKM itu secara otomatis tempat-tempat wisata juga belum boleh beroperasi , kemudian protokol di pasar yang akan batasi jamnya, termasuk di pabrik dan sekolah juga masih diliburkan.
     Dikatakan Gotri memang banyak pertimbangan dengan akan diperpanjannya PKM, antara lain Temanggung masih masuk dalam wilayah zona merah COVID-19 dan penurunan kasusnya masih sedikit. Pemberlakuan PKM diharapkan bisa memutus mata rantai penyebaran corona di Kabupaten Temanggung.
     "Temanggung masih masuk zona merah. Jadi lebih baik sekarang melakukan pembatasan kegiatan masyarakat kita bekerja keras. Harapannya nanti pada bulan Juli-Agustus kasus sudah turun karena bulan itu berbarengan dengan panen tembakau agar tidak mengganggu masa panen raya di mana aktivitas warga pasti tinggi. Yang jelas dari PKM ini nantinya harus ada penurunan,"katanya.(rad-g-juni)(Hms20)

 

Berita Terkait